Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memperkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif dengan Gagasan Nagari Creative Hub

📅 Minggu, 23 Nov 2025, 23:45 WIB | Oleh:
Memperkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif dengan Gagasan Nagari Creative Hub Doc: Antara
Ket. Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi (depan kanan) berdiskusi dengan Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya (depan kiri) di Bandara Internasional Minangkabau, Minggu (23/11/2025).

Kota Padang - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi memaparkan salah satu gagasan program unggulan pemerintah setempat yakni Nagari Creative Hub kepada Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya dalam kunjungannya ke Ranah Minang.

"Pemerintah Provinsi Sumbar saat ini sedang mematangkan program Nagari Creative Hub, peningkatan kualitas pendidikan, serta penguatan UMKM," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi di Kota Padang, Minggu.

Hal tersebut disampaikan Mahyeldi di sela-sela menyambut kedatangan Menekraf Teuku Riefky Harsya dengan sejumlah agenda di antaranya workshop pengembangan ruang kreatif, visitasi Tanah Datar Ekraf Fest + Screening Film, serta sejumlah agenda lainnya.

Menurut gubernur, semua program unggulan yang disusun Sumbar bertujuan untuk mendukung visi pemerintah pusat sebagaimana tertuang dalam delapan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Secara umum, Nagari Creative Hub bertujuan untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di tingkat nagari (desa) melalui integrasi pelatihan keterampilan digital, pendampingan usaha, dan pembentukan komunitas kreatif.

Program ini memanfaatkan keberagaman potensi lokal untuk mendorong inovasi dan kewirausahaan serta mengadopsi teknologi dalam mendukung UMKM agar naik kelas.

"Nagari Creative Hub ini khususnya mendukung Asta Cita kedua, ketiga dan keenam. Upaya memantapkan dan mengembangkan industri kreatif serta membangun dari desa untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat," ujar eks Wali Kota Padang itu.

Sementara itu, Menekraf Teuku Riefky Harsya mengatakan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, Sumbar termasuk satu dari 15 provinsi prioritas dalam pengembangan ekonomi kreatif dalam lima tahun ke depan.

Hal tersebut dipertegas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Artinya, pemerintah pusat melalui Kementerian Ekonomi Kreatif akan memberikan dukungan penuh bagi Ranah Minang dalam memperkuat sektor kreatif.

"Pengembangan sektor kreatif harus berkelanjutan. Ujungnya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Itu tujuan kita dan harapan Presiden Prabowo," tegas Menteri Ekraf.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.