Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenpar Tegaskan Kelestarian Lingkungan Jadi Dasar Pembangunan Pariwisata

📅 Jumat, 21 Nov 2025, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenpar Tegaskan Kelestarian Lingkungan Jadi Dasar Pembangunan Pariwisata Doc: Antara
Ket. Tomini Fashion karnaval ikut memeriahkan pembukaan Festival Teluk Tomini di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Kamis (20/11).

Parigi, Sulteng - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengatakan kelestarian lingkungan merupakan fondasi dalam pembangunan sektor pariwisata berkelanjutan, maka setiap daerah perlu memperkuat kedudukan strategis ekologi.

"Lingkungan dan pariwisata satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam mempromosikan visual daerah. Lingkungan yang terjaga akan memberikan kesan tersendiri bagi pengunjung," kata Asisten Deputi Pertemuan, Perjalanan Insentif, Konvensi dan Pameran Kemenpar Yohanes De Brito T H saat menghadiri pembukaan Festival Teluk Tomini (FTT) 2025 di Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (20/11).

Ia menjelaskan, Kemenpar terus mendorong agar setiap destinasi wisata di Indonesia selain menjual keindahan visual, juga mengangkat cerita, nilai, dan identitas lokal.

Parigi Moutong menjadi salah satu contoh, bagai mana budaya dan alam bisa berjalan seiring dalam membangun ekosistem pariwisata yang inklusif serta berdampak terhadap masyarakat.

Ia menilai tema pelaksanaan FTT Parigi Moutong "Hadiah dari Laut" menegaskan bukan hanya sekedar acara hiburan, namun juga penghormatan terhadap laut sebagai sumber kehidupan dan budaya.

"FTT menjadi panggung untuk menampilkan ragam potensi daerah seperti tarian, musik, kuliner kerajinan lokal, dan keunggulan kegiatan ini adalah pesan penyelamatan lingkungan melalui karya seni bertema alam serta pelestarian lingkungan di sepanjang Teluk Tomini," ujarnya.

Ia menuturkan Kemenpar sangat mendukung penyelenggaraan FTT sebagai bagian dari upaya pencapaian target kunjungan 14,6 hingga 16 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 1,0 miliar pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) tahun 2025.

"Kami berharap Parigi Moutong semakin menggiatkan penyelenggaraan kegiatan kepariwisataan berkualitas lainnya, untuk menarik kunjungan wisatawan," ucap Yohanes.

Ia menambahkan Parigi Moutong secara beruntun masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) Kemenpar sejak 2024, dengan harapan FTT dapat mempertahankan posisinya dalam agenda tahunan Kemenpar.

Sesuai agenda pemerintah daerah (pemda) setempat, FTT dilaksanakan selama tiga hari mulai 20-22 November. "Ini membuktikan Parigi Moutong memiliki potensi tampil di panggung nasional," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Hasil Penataan Jalan Rasuna...
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Parkir liar gimana nihhh dijalan kebon jati,, itu ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.