Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ekonomi Perempuan Melesat, Pemprov Jateng Hadirkan Pelatihan UP2K

📅 Jumat, 21 Nov 2025, 10:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ekonomi Perempuan Melesat, Pemprov Jateng Hadirkan Pelatihan UP2K Doc: Antara Foto
Ket. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jawa Tengah Nawal Nur Arafah Taj Yasin di Pekalongan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) terus memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan melalui Program Penguatan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), meliputi pelatihan boga, pengolahan sandang, pengelolaan peca, dan pendampingan kelompok usaha baru.

"Hari ini kami meluncurkan kelompok usaha Kapulaga, yang nanti mendapat dukungan Kelompok Usaha Bersama (KUB) dari Dinas Sosial," kata Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jateng Nawal Nur Arafah Taj Yasin di Pekalongan, Kamis.

Menurut dia, produk-produk binaan PKK di berbagai daerah sudah berkembang, tidak hanya kuliner saja tetapi juga sektor kerajinan yang sudah dipasarkan hingga luar daerah.

Kemudian untuk mendukung pemasaran,  pihaknya kini menekankan percepatan adaptasi teknologi pada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Kami dorong pemasaran lewat pemasaran digital. Pelatihannya kita lakukan bekerja sama dengan Baznas. Jadi, (pemasaran) jangan hanya mengandalkan cara konvensional," katanya.

Ia mengatakan UMKM Jateng memiliki potensi besar, termasuk di sektor kriya, seperti yang ada di Kabupaten Pekalongan, yang mengukuhkan diri sebagai juara 1 nasional Dekranasda Award melalui inovasi desain batik berbasis AI.

"Begitu pula pesanan batik dari berbagai daerah lain yang tetap mempercayai perajin Pekalongan. Motifnya memakai kekhasan daerah masing-masing, tetapi yang membatik adalah warga Pekalongan," katanya.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq berkomitmen membesarkan UMKM lokal.

"Kami harus memberikan dukungan kepada UMKM supaya bisa besar dan dikenal di mana-mana. Kami akan menyediakan berbagai fasilitas mulai dari pameran gratis, bantuan permodalan, hingga pelatihan pengemasan produk agar tampak lebih menarik," kata Fadia Arafiq.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Untuk Kemajuan Rakyat, Riset Unika Atma Jaya Akan Diperkuat

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Untuk Kemajuan Rakyat, Rise...
Olahraga
Timnas Indonesia vs Oman: M...

Jonatan Christie Tembus Babak 8 Besar

26 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Jonatan Christie Tembus Bab...
Daerah
Pemprov Sulbar Bidik Stunti...

Putri KW Sukses Menembus Babak 8 Besar

26 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Putri KW Sukses Menembus Ba...

Sabar/Reza Amankan Tiket Babak 8 Besar

26 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Sabar/Reza Amankan Tiket Ba...
Ekonomi
Rupiah Sentuh Level Terenda...

Jakarta Fair Akan Berlangsung Lebih Lama

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Fair Akan Berlangsu...

Jakarta Model Percontohan Pelayanan Terpadu

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Model Percontohan P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.