Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Balai Bahasa Sulut Kenalkan Bahasa Daerah lewat Kamus Bergambar

📅 Jumat, 21 Nov 2025, 08:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Balai Bahasa Sulut Kenalkan Bahasa Daerah lewat Kamus Bergambar Doc: ANTARA
Ket. alai Bahasa Sulawesi Utara melaksanakan diseminasi Kamus Bergambar Multibahasa Indonesia-Ponosakan-Inggris dan Kamus Dwibahasa Indonesia-Ponosakan pada 14-15 November yang diikuti tim penyusun, kepala sekolah, siswa, dinas pendidikan.

MANADO – Balai Bahasa Sulawesi Utara (Sulut) memperkenalkan kamus bergambar untuk mengenalkan bahasa daerah bagi anak usia Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Kamus bergambar ini mengenalkan anak anak tentang bahasa daerahnya, bahasa ibunya, dengan cara lebih menyenangkankan," kata Koordinator Perkamusan dan Peristilahan Balai Bahasa Sulut, Nurul Qomariah, di Manado, Jumat (21/11).

Menurut Nurul, dengan memperkenalkan bahasa daerah di tingkat SD dan SMP, akan membekas di hati dan kemudian dicintai anak-anak. "Artinya, kenalkan dulu, baru mereka mencari tahu," katanya.

Nurul pun berharap ketika kamus tersebut sudah masuk ke sekolah-sekolah dapat mengajarkan anak di tingkat mengenal dan mencintai bahasanya.

Selain diseminasi, kata Nurul, ada beberapa kegiatan dalam rangka merevitalisasi bahasa daerah yang dilakukan Balai Bahasa Sulut.

"Kami melakukan Festival Tunas Bahasa Ibu, ada komedi tunggal, cerpen, ada tembang. Nah, itu semua untuk membuat anak menjadi senang ketika memperkenalkan bahasa daerahnya," ucap dia.

Intinya Balai Bahasa Sulut berusaha membelajarkan bahasa daerah dengan cara yang menyenangkan, kata dia, kemudian dikenal, tahu, seperti dari sebuah kebiasaan kemudian tumbuh menjadi rasa sayang.

Nurul menambahkan inti dari menyusun suatu kamus adalah mengumpulkan, mengolah, dan menyajikan kosakata suatu bahasa secara sistematis, untuk menjadi sumber rujukan yang jelas dan mudah dipahami.

"Proses ini dikenal sebagai leksikografi. Penyusunan kamus tidak hanya sekadar mengumpulkan kata[1]kata, tetapi juga melibatkan pemahaman mendalam tentang bahasa tersebut," ujarnya.

Penyusunan kamus ini merupakan hasil kerja kolaboratif yang melibatkan penutur jati, ahli bahasa daerah dan tim penyusun yang berdedikasi dalam upaya menjaga keberlangsungan bahasa sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.

"Diharapkan diseminasi ini dapat mendorong pemanfaatan hasil penyusunan kamus dalam kegiatan pembelajaran, penelitian, dan pelestarian bahasa daerah di masyarakat," ujarnya.

Balai Bahasa Sulut melaksanakan diseminasi Kamus Bergambar Multibahasa Indonesia-Ponosakan-Inggris dan Kamus Dwibahasa Indonesia-Ponosakan pada 14-15 November yang diikuti tim penyusun, kepala sekolah, siswa, dan Dinas Pendidikan.

Dalam diseminasi tersebut peserta diajak berdiskusi untuk mengevaluasi produk leksikografi yang telah disusun oleh Balai Bahasa Sulut. Selain itu membahas produk leksikografi seperti apa yang perlu disusun oleh Tim Perkamusan Balai Bahasa Provinsi Sulut  untuk pembelajaran bahasa daerah.

Selanjutnya pada hari kedua, siswa SD diperkenalkan pada produk kamus bergambar, sekaligus diujiketerbacaannya oleh siswa sebagai penggunanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Untuk Kemajuan Rakyat, Riset Unika Atma Jaya Akan Diperkuat

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Untuk Kemajuan Rakyat, Rise...
Olahraga
Timnas Indonesia vs Oman: M...

Jonatan Christie Tembus Babak 8 Besar

27 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Jonatan Christie Tembus Bab...
Daerah
Pemprov Sulbar Bidik Stunti...

Putri KW Sukses Menembus Babak 8 Besar

27 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Putri KW Sukses Menembus Ba...

Sabar/Reza Amankan Tiket Babak 8 Besar

27 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Sabar/Reza Amankan Tiket Ba...
Ekonomi
Rupiah Sentuh Level Terenda...

Jakarta Fair Akan Berlangsung Lebih Lama

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Fair Akan Berlangsu...

Jakarta Model Percontohan Pelayanan Terpadu

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Model Percontohan P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.