Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Isyaratkan Kemungkinan Perundingan AS dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro

📅 Senin, 17 Nov 2025, 09:17 WIB | Oleh: Tim Penulis

Amerika Serikat tidak merilis detail apa pun untuk mendukung klaimnya bahwa orang-orang yang menjadi target -- baik di Karibia maupun Pasifik timur -- dalam lebih dari 20 serangan sebenarnya adalah para pengedar narkoba.

Para ahli mengatakan kematian tersebut merupakan pembunuhan di luar hukum, meskipun mereka menargetkan para pengedar yang diketahui.

Militer AS pada hari Minggu juga mengonfirmasi bahwa kapal induk USS Gerald R. Ford kini berada di Laut Karibia untuk kampanye anti-penyelundupan -- yang dijuluki "Operasi Southern Spear" -- bersama dua kapal perusak berpeluru kendali dan kapal serta pesawat pendukung lainnya.

Pengumuman kedatangan ini datang sehari setelah serangan terbaru AS di Pasifik timur, yang menewaskan tiga orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.