Tanpa Gelar dari Kumamoto Masters
Senin, 17 Nov 2025, 07:46 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: ANTARA/HO-PBSI
JAKARTA – Pebulu tangkis Indonesia harus pulang tanpa satu pun gelar dari ajang Kumamoto Masters Japan 2025. Harapan terakhir yang tersisa, Gregoria Mariska Tunjung, kandas. Pebulu tangkis tunggal putri itu menyerah di partai final. Gregoria harus mengakui keunggulan wakil Thailand, Ratchanok Intanon, yang menang dua gim langsung 21-16, 22-20 dalam laga yang digelar Minggu (16/11).
Gregoria sebenarnya tampil cukup menjanjikan, namun permainan terbaiknya belum keluar sepenuhnya. Sejumlah pukulan khasnya, terutama drop shot silang, kerap tersangkut net dan membuat ritme permainannya terganggu. Meski begitu, perjuangan Gregoria sempat membuat Ratchanok goyah, terutama pada gim kedua.
Tertinggal 16-20, Gregoria meningkatkan tempo dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 20-20. Sayangnya, beberapa kesalahan sendiri pada momen krusial membuat kesempatan merebut gim kedua lenyap.Menurut Jorji, gim pertama sebenarnya ada peluang unggul, tapi terlepas. Di gim kedua sudah tertinggal jauh, tetapi mencoba terus dan bisa mengejar sampai setting. Namun, akhirnya harus mengakui keunggulan Ratchanok.
Gregoria menyebut Kumamoto sebagai turnamen yang memberinya kepercayaan diri baru setelah periode berat beberapa bulan terakhir. Evaluasi terbesar yang dia soroti adalah soal kondisi fisik dan endurance yang perlu kembali ditingkatkan. Pebulu tangkis Thailand tampil dominan dengan dua gelar. Selain Ratchanok, gelar ganda campuran diraih pasangan Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran. Sementara itu, Korea, Malaysia, dan Jepang masing-masing membawa pulang satu gelar.
Korea merebut gelar ganda putra lewat Kim Won Ho/Seo Seung Jae yang menaklukkan pasangan tuan rumah Hiroki Midorikawa/Kyohei Yamashita 20-22, 21-11, 21-16. Malaysia juga bersinar lewat ganda putri Pearly Tan/Thinaah Muralitharan yang menundukkan pasangan Jepang Win Iwanaga/Kie Nakanishi 22-20, 21-19.
Satu-satunya gelar tuan rumah datang dari sektor tunggal putra melalui final sesama Jepang. Kodai Naraoka keluar sebagai juara setelah mengalahkan Kenta Nishimoto 21-11, 10-21, 21-15. ben/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!