Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Harus Benahi Akses KUR bagi Nelayan Kecil

29 Kamis, 29 Okt 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pemerintah Harus Benahi Akses KUR bagi Nelayan Kecil Pemerintah Harus Benahi Akses KUR bagi Nelayan Kecil Doc: antara
Ket. Ekonomi Pesisir I KUR Nelayan Jangan Sekadar Kejar Target Penyaluran Kredit

Jakarta - Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai perluasan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi nelayan kecil harus diikuti pembenahan persyaratan, pendampingan, dan pengawasan penyaluran agar pembiayaan murah benar-benar menjangkau masyarakat pesisir yang membutuhkan.

Ketua KNTI Dani Setiawan mengatakan akses modal dengan bunga rendah dapat membantu nelayan membiayai operasional melaut, termasuk pembelian bahan bakar minyak (BBM), perawatan kapal, perbaikan mesin, serta pengadaan alat tangkap dan rumpon untuk menarik ikan.

Menurut dia, keterbatasan akses pembiayaan formal membuat sebagian nelayan masih bergantung pada tengkulak atau pengepul untuk memenuhi kebutuhan melaut. Pinjaman tersebut umumnya disertai kewajiban menjual hasil tangkapan kepada pemberi modal sehingga membatasi pilihan nelayan dalam memasarkan hasil usahanya.

“Banyak juga nelayan kecil kita yang terjebak utang kepada tengkulak, oleh pengepul. Jadi, penyediaan kebutuhan melaut itu disediakan oleh tengkulak dengan jaminan penjualan hasil tangkapan. Kalau itu bisa kita selesaikan, kan sebenarnya ada satu soal yang bisa membantu ya,” ujar Dani, sebagaimana diberitakan Antara di Jakarta, Rabu (28/10).

Ia menilai KUR dapat menjadi alternatif pembiayaan agar nelayan memiliki keleluasaan menentukan kebutuhan usaha dan menjual hasil tangkapan. Namun, manfaat tersebut bergantung pada kemudahan akses, kesesuaian skema pembiayaan dengan karakteristik usaha perikanan, serta konsistensi pelaksanaannya di lapangan.

“Permodalan untuk membuat rumpon-rumpon ikan membutuhkan akses ya terhadap KUR dengan bunga yang rendah itu. Kalau itu bisa disegerakan, bisa akselerasi, bisa dipermudah syarat dan prosesnya, saya kira di beberapa tempat nelayan-nelayan kita sangat terbantu dengan prosesnya,” katanya.

Meski pemerintah mendorong KUR sebagai instrumen pembiayaan usaha mikro dan kecil, KNTI masih menerima laporan nelayan serta pengolah ikan skala kecil yang diminta menyediakan agunan, seperti sertifikat rumah, saat mengajukan pinjaman.

Dani menilai kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara kebijakan dan praktik penyaluran. Nelayan yang tidak memiliki sertifikat rumah atas nama sendiri berpotensi kesulitan memperoleh pembiayaan formal, meskipun membutuhkan modal untuk mempertahankan kegiatan usahanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
Megapolitan
Dana Bagi Hasil Menunggu Pe...
Megapolitan
Ribuan Warga Jakarta Bersuk...
Luar Negeri
Jumlah Orang Superkaya Tion...
Nasional
Pemerintah Harus Benahi Aks...
Advertisement
Balsa Borong Dua Gol untuk Kemenangan Persib Bandung 2-0 Atas Melbourne Victory

Balsa Borong Dua Gol untuk Kemenangan Persib Bandung 2-0 Atas Melbourne Victory

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.