Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rawan Kecelakaan, Polisi Tutup Dua U-turn di Kota Batam

📅 Senin, 17 Nov 2025, 15:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rawan Kecelakaan, Polisi Tutup Dua U-turn di Kota Batam Doc: ANTARA
Ket. Petugas Satlantas Polresta Barelang mengecek barrier beton yang menutup u-turn Legenda, Jalan Sudirman, Kota Batam, Kamis (13/6/2025).

BATAM - Satlantas Polresta Barelang, Polda Kepulauan Riau menutup dua u-turn (fasilitas putar balik kendaraan) di Jalan Sudirman, Kota Batam, karena rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kepulauan Riau Kombes Pol. Andhika Bayu Adhittama di Batam, Senin, menjelaskan penutupan kedua u-turn tersebut dilakukan berdasarkan hasil kajian keselamatan lalu lintas.

"Setelah dikaji, u-turn ditutup itu karena di sepanjang jalur itu terdapat beberapa u-turn, dan u-turn (yang ditutup) itu berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas, sehingga ditutup," kata Andhika.

Kedua u-turn tersebut yakni U-turn Legenda, dan U-turn Radisson, Jalan Sudirman. Penutupan sudah berlangsung kurang dari satu bulan. Kedua u-turn ini ditutup menggunakan barrier beton.

Menurut Andhika, penutupan kedua u-turn tersebut masih dalam kajian, dan akan dilakukan permanen jika sudah efektif untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas.

"(Permanen) dilihat sesuai kebutuhan. Sementara ini langkah-langkah untuk menurunkan kecelakaan," ujarnya.

Perwira menengah Polri itu menyebut, pihaknya akan menggencarkan sosialisasi ke masyarakat terkait penutupan u-turn tersebut agar tidak ada lagi yang merusak barrier beton untuk putar balik.

"Kami akan lebih masif lagi menyosialisasikan ke masyarakat, jadi masyarakat jangan hanya melihat kenapa itu ditutup, tapi melihat berdasarkan dampaknya untuk mengurangi kecelakaan," katanya.

Andhika juga menjelaskan alasan kenapa u-turn tersebut baru ditutup sekarang, setelah sebelumnya masyarakat sudah terbiasa memutar balik di dua titik tersebut.

Karena pembangunan jalan di Kota Batam baru dimulai, kata dia, sehingga semakin ke depan semakin dikaji untuk keselamatan berlalu lintas.

"Namanya juga lagi pembangunan ya. Dari awal, semakin berjalan ke depannya, semakin dikaji aman dan semakin selamat," kata Andhika.

Kedua u-turn tersebut kerap digunakan pengguna jalan khususnya sepeda motor melawan arah (contra flow) saat hendak berputar balik atau belokan, seperti di u-turn Legenda.

Sehingga rawan terjadi kecelakaan lalu lintas karena jalur tersebut memiliki lima lajur, dan kendaraan yang melintas dari roda dua, roda empat, sampai kendaraan sumbu 13.

Selain menutup dua u-turn di Jalan Sudirman, Satlantas Polresta Barelang juga melakukan rekayasa lalu lintas berupa kanalisasi lajur kiri di jalan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Kabut Asap Karhutla Hambat Produksi Ikan Asin

52 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Kabut Asap Karhutla Hambat ...
Luar Negeri
Mohon Dukungan Doa! Paus Le...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Mendag Ajak Anak Muda Berbisnis Waralaba
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.