Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trend Micro Hadirkan Platform Keamanan Siber Trend Vision One di Indonesia pada 2026

📅 Minggu, 16 Nov 2025, 20:20 WIB | Oleh:
Trend Micro Hadirkan Platform Keamanan Siber Trend Vision One di Indonesia pada 2026 Doc: Trend Micro
Ket. Logo Trend Micro. Perusahaan ini akan menghadirkan salah satu platform keamanan siber enterprise paling komprehensif dan menjadi satu-satunya di Indonesia yang didukung AI pada 2026.

JAKARTA – Trend Micro Incorporated, mengumumkan rencana untuk menghadirkan platform Trend Vision One di Indonesia, yang ditargetkan akan selesai pada semester pertama tahun 2026. Inisiatif ini mencerminkan komitmen jangka panjang Trend Micro untuk berinvestasi di Indonesia dan menjadi mitra strategis dalam melindungi data-data krusial di dalam negeri.

Sebagai perusahan di bidang keamanan siber, Trend Micro menyadari nilai strategis Indonesia, baik sebagai ekonomi digital yang tumbuh pesat maupun sebagai negara yang memiliki komitmen untuk mengembangkan kebijakan-kebijakan kedaulatan datanya sendiri. Perusahaan ini mendukung sepenuhnya prioritas-prioritas tersebut serta memperkuat kepercayaan yang telah diberikan para pelanggan di Indonesia terhadap perusahaan ini.

Sapna Sumbly, Field CISO - AMEA, Trend Micro, mengatakan Indonesia merupakan salah satu ekonomi digital paling dinamis di Asia. Pihaknya bangga menjadi mitra terpercaya dalam perjalanan transformasi keamanan siber di negara ini.

“Penyediaan Trend Vision One secara lokal mencerminkan komitmen kami yang sangat mendalam untuk melindungi data-data penting Indonesia, sehingga berbagai organisasi dapat mengadopsi inovasi digital dengan penuh keyakinan, lebih cepat, dan lebih sejalan dengan regulasi,” ucapnya melalui siaran pers pada hari Rabu (12/11).

Trend Vision One merupakan satu-satunya platform keamanan siber enterprise berbasis AI yang mengintegrasikan Cyber Risk Exposure Management (CREM), operasional keamanan, serta perlindungan berlapis yang kuat. Pendekatan komprehensif ini membantu perusahaan-perusahaan di Indonesia dalam memprediksi dan mencegah ancaman, sehingga mempercepat tercapainya hasil keamanan proaktif di seluruh ekosistem digital mereka.

Didukung oleh kepemimpinan selama puluhan tahun di bidang keamanan siber dan Trend Cybertron, keamanan siber proaktif pertama berbasis AI di industri, Trend Vision One memberikan hasil yang teruji: mengurangi risiko ransomware hingga 92% dan mengurangi waktu deteksi sebesar 99%.

Para pemimpin keamanan dapat melakukan benchmarking untuk postur keamanan mereka serta menunjukkan perbaikan berkelanjutan kepada para pemangku kepentingan. Dengan Trend Vision One, perusahaan-perusahaan di Indonesia dapat menghilangkan celah keamanan, fokus pada hal-hal penting, serta menjadikan keamanan siber sebagai mitra strategis dalam mendorong inovasi.

Solusi lengkap Trend Vision One yang akan tersedia di Indonesia memberikan perlindungan komprehensif dan terpadu mencakup jaringan, endpoint, cloud, email, identitas, data, dan keamanan AI melalui: Cyber Risk Exposure Management (CREM), yang mengintegrasikan visibilitas, menghilangkan blind spots dengan pemantauan serangan secara real-time, dan melakukan prioritisasi ancaman menggunakan penilaian risiko cerdas dan wawasan berbasis AI untuk mengotomatisasi proses perbaikan.

Platform Operasional Keamanan yang mengintegrasikan XDR, SIEM, dan SOAR, yang dilengkapi dengan teknologi SIEM berbasis agentic yang digabungkan dengan kemampuan digital twin Trend untuk mitigasi risiko keamanan secara proaktif, serta memanfaatkan Trend Micro LLM Advantage dan Trend Companion untuk ‘memburu’ ancaman dengan menggunakan AI dan mengurangi upaya manual.

Threat Intelligence yang terintegrasi menyediakan wawasan dengan konteks yang kaya dari lebih dari 450 peneliti global dan data ancaman awal melalui Trend Zero Day Initiative (ZDI). Teknologi ini memfasilitasi pertahanan proaktif dan respons yang lebih cepat melalui pemindaian IoC otomatis dan analisis sandbox dan penawaran robust services yang menyediakan dukungan ahli sepanjang waktu (24/7) untuk deteksi dan respons yang dikelola (MDR), konsultasi risiko siber, dan respons insiden cepat, termasuk simulasi serangan dunia nyata melalui tim merah dan ungu.

Dengan infrastruktur yang berbasis di Indonesia, Trend Vision One akan memastikan bahwa seluruh data pelanggan disimpan, diproses, dan dilindungi secara lokal sesuai dengan peraturan yang berlaku, seperti Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi serta Pedoman Keamanan Siber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Dengan menyediakan layanan SaaS kami secara lokal, Trend Micro akan memenuhi persyaratan kepatuhan secara regulasi, memfasilitasi layanan yang lebih cepat dan andal, mengurangi latensi, dan yang terpenting, memberikan ketenangan bagi organisasi-organisasi di Indonesia karena data mereka tersimpan dengan aman di dalam negeri sesuai dengan kebijakan kedaulatan data,” ujar Country Manager, Trend Micro Indonesia, Fetra Syahbana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
Ekonomi
Rupiah Hari Ini Melemah, Pa...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.