Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkop Usulkan Kota Batam Jadi Percontohan Proyek PLTS dan SPBU Nelayan

📅 Minggu, 16 Nov 2025, 12:52 WIB | Oleh:
Kemenkop Usulkan Kota Batam Jadi Percontohan Proyek PLTS dan SPBU Nelayan Doc: antara foto
Ket. Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Merah Putih Wilayah Sumatera Panel Barus.

BATAM - Kementerian Koperasi (Kemenkop) RI mengusulkan Kota Batam di Kepulauan Riau (Kepri) menjadi daerah percontohan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khusus nelayan.

Usulan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi antara Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Merah Putih Wilayah Sumatera Panel Barus.

"Besok ada tujuh perwakilan dari Pertamina New Renewable Energy (PNRE) datang ke Batam. Mereka akan meninjau rencana pilot project PLTS. Jika terealisasi, ini akan menjadi yang pertama di Indonesia," ujar Panel dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Minggu (16/11).

Proyek tersebut direncanakan untuk membangun PLTS berkapasitas 1 megawatt di kawasan yang dominan dihuni oleh nelayan, katanya, menjelaskan.

Selain PLTS, pemerintah juga mendorong pembangunan SPBU untuk nelayan melalui koperasi. “SPBU nelayan sudah groundbreaking di Lampung Timur. Jika potensi nelayan di Batam besar, koperasi bisa mengembangkan unit usaha tersebut," katanya.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan menyambut baik rencana pemerintah untuk menghadirkan PLTS dan SPBU nelayan di untuk kawasan hinterland (luar daratan).

"PLTS akan menambah jam belajar anak-anak. Mereka bergantung pada listrik dan sinyal. Ini merupakan proyek yang sangat konstruktif dan kami siap mendukung," ujar dia.

Menurut Amsakar, SPBU nelayan juga menjadi kebutuhan mendesak di wilayah pinggiran Batam. "Nelayan saat ini harus menempuh jarak yang jauh dan mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli BBM. SPBU nelayan akan mendukung bergeraknya ekonomi masyarakat," katanya.

la menegaskan bahwa kebijakan Presiden merupakan langkah pemberdayaan melalui tiga konsep yakni mengadakan yang belum ada, meningkatkan yang sudah ada, dan memberdayakan masyarakat marginal.

"Gebrakan Menteri Koperasi luar biasa. Apa yang menjadi ranah dan kewenangan pemerintah daerah akan kami percepat," kata Amsakar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

32 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.