Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenekraf Fasilitasi Talenta Muda di Samarinda Melalui AKTIF Musik

📅 Jumat, 14 Nov 2025, 18:07 WIB | Oleh:
Kemenekraf Fasilitasi Talenta Muda di Samarinda Melalui AKTIF Musik Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), melalui program AKTIF Musik memfasilitasi produksi video klip Graduation Song karya Murphy Radio, Samarinda, Rabu (12/11).

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Musik, Deputi Bidang Kreativitas Media, memfasilitasi produksi video klip grup band asal Samarinda Murphy Radio dengan lagu Graduation Song, sebagai bagian dari program Akselerasi Kreatif (AKTIF) Musik.

Menteri Ekraf/Kepala Badan Ekraf Teuku Riefky Harsya mengatakan program ini sebagai langkah konkret pemerintah dalam memastikan pertumbuhan ekonomi kreatif yang inklusif dan produktif, terlebih Murphy Radio telah melakukan tur internasional di Tiongkok dan Jepang pada Oktober 2025.

“Murphy Radio membuktikan bahwa karya dari Benua Etam mampu menembus pasar internasional. Melalui AKTIF Musik, kami ingin memastikan potensi kreatif dari seluruh penjuru Indonesia terus tumbuh, berdaya saing global, serta mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas. Ekonomi kreatif adalah kekuatan baru bangsa yang lahir dari inovasi dan kolaborasi lintas sektor,” ujar Riefky dalam keterangan pers yang diterima, Jumat.

Kemenekraf memfasilitasi kegiatan produksi pada 8–11 November 2025 di Samarinda, yang bertujuan memperkuat ekosistem musik nasional melalui pengembangan talenta kreatif, peningkatan kapasitas pelaku, serta perluasan akses distribusi dan komersialisasi karya menuju ekosistem ekonomi kreatif yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Sementara itu Deputi Bidang Kreativitas Media Agustini Rahayu menambahkan bahwa AKTIF Musik menjadi ruang akselerasi bagi para pelaku musik untuk naik kelas melalui pelatihan, pendampingan, dan jejaring industri.

“Fokus utama AKTIF Musik adalah membuka akses distribusi dan komersialisasi karya musik agar nilai tambah ekonomi terus meningkat. Program ini mempertemukan para pelaku dalam ekosistem hexahelix antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, media, serta sektor hukum dan regulasi agar subsektor musik tumbuh secara berkelanjutan,” jelas Agustini.

Lagu Graduation Song, yang pertama kali dirilis pada 2018, diangkat kembali dalam bentuk video musik berdurasi 5 menit 36 detik. Dengan satu frasa utama 'How can we get through it all?', karya ini merefleksikan perjalanan, perjuangan, dan harapan untuk menapaki babak baru kehidupan.

Proses produksi dilakukan di SMAN 2 Samarinda dan FISIP Universitas Mulawarman, melibatkan kolaborasi lintas sektor di Kalimantan Timur.

Melalui kegiatan ini, pemerintah menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem musik sebagai bagian dari strategi nasional ekonomi kreatif menuju Indonesia sebagai pusat kreativitas dunia, menjadikan subsektor musik sebagai the new engine of growth yang dimulai dari daerah. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Tiongkok Luncurkan Satelit ...
Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.