Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Aktivitas Pergeseran Tanah Melonjak, BPBD Cianjur Kirim Tim Lapangan

📅 Jumat, 14 Nov 2025, 19:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aktivitas Pergeseran Tanah Melonjak, BPBD Cianjur Kirim Tim Lapangan Doc: Antara
Ket. Rumah warga di Desa Cibanteng, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, ambruk akibat pergeseran tanah terus meluas dan semakin dalam, Jumat (14/11).

Cianjur - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menurunkan petugas dan relawan guna melakukan pendataan dan pengawasan terhadap warga di Desa Cibanteng, Kecamatan Sukaresmi serta melakukan evakuasi karena pergeseran tanah terus meluas. 

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur Asep Sudrajat di Cianjur, Jumat (14/11), mengatakan cuaca ekstrem yang masih melanda sebagian besar wilayah Cianjur memicu terjadinya bencana alam termasuk pergeseran tanah yang terus meluas membuat rumah warga ambruk. 

"Tercatat satu rumah warga di Kampung Cibuntu yang sebelumnya rusak berat ambruk karena pergeseran tanah terus meluas dan bertambah dalam, sehingga sekitar 12 kepala keluarga terdiri dari 26 jiwa mengungsi ke rumah saudaranya," katanya. 

Sedangkan puluhan kepala keluarga lainnya diminta untuk siaga dan waspada segera mengungsi ketika hujan turun deras dengan intensitas lebih dari dua jam karena dapat memicu semakin meluasnya pergeseran tanah di wilayah tersebut. 

Saat ini sekitar 5 orang petugas didampingi relawan melakukan pendataan dan pengawasan serta pelaporan situasi setiap harinya termasuk melakukan evakuasi terhadap warga ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana yang terus meluas.

"Laporan sementara pergeseran tanah juga menyebabkan bagian bawah jalan utama penghubung antar desa yang sudah di cor beton mengalami amblas sehingga berbahaya saat dilalui," katanya.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait guna melakukan penanganan cepat agar landasan jalan tidak sampai amblas sehingga dapat menghambat aktivitas warga terutama perekonomian dan aktivitas anak sekolah.

Kepala Desa Cibanteng Muryani mengatakan pergeseran tanah sudah terlihat sejak satu pekan terakhir, namun terus meluas dalam dua hari terakhir, sehingga satu dari dua rumah yang rusak ambruk rata dengan tanah.

Tidak hanya merusak pemukiman warga, pergeseran tanah juga menyebabkan kerusakan jalan desa sepanjang 20 meter, dimana jalan dengan cor beton di bagian bawahnya mulai terkikis sehingga terancam amblas.

"Seluruh wilayah Desa Cibanteng merupakan daerah rawan terjadi pergeseran tanah dan longsor, sehingga warga diminta selalu waspada dan siap siaga termasuk segera mengungsi ketika hujan turun lebat saat malam hari," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.