NBA All-Star 2026 Akan Hadir dengan Format Baru: Tim AS vs Dunia
📅 Kamis, 13 Nov 2025, 09:36 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
LOS ANGELES, AMERIKA SERIKAT – Gelaran NBA All-Star Game 2026 akan menghadirkan format revolusioner. Untuk pertama kalinya, ajang ini akan menampilkan tiga tim,dua tim berisi pemain asal Amerika Serikat dan satu tim dunia (World Team) yang beranggotakan bintang internasional, demikian diumumkan pihak NBA pada hari Rabu (12/11).
Format baru tersebut akan berbentuk turnamen mini round robin yang terdiri atas empat pertandingan berdurasi 12 menit. Seluruh rangkaian acara akan digelar pada 15 Februari 2026 di Intuit Dome, markas baru Los Angeles Clippers di Inglewood, California, yang resmi dibuka tahun lalu.
Dalam sistem baru ini, dua tim akan bermain di laga pembuka. Tim ketiga kemudian menghadapi pemenang laga pertama, lalu melawan tim yang kalah di pertandingan pembuka. Dua tim terbaik berdasarkan rekor kemenangan atau selisih poin akan berduel di partai final untuk menentukan juara turnamen.
Setiap tim akan terdiri dari minimal delapan pemain, sehingga total akan ada 24 pemain All-Star, dengan pembagian 12 pemain dari masing-masing konferensi. Namun, berbeda dari sebelumnya, pemilihan pemain kini tidak lagi bergantung pada posisi,semua pemain terbaik bisa terpilih tanpa batasan posisi guard, forward, atau center.
Legenda NBA Carmelo Anthony menyambut antusias perubahan ini. “Saya suka sekali idenya,” ujar Anthony. “Sekarang para pemain sudah terbiasa bermain tanpa posisi tetap. Kita bisa melihat lima guard di lapangan sekaligus. All-Star seharusnya menampilkan pemain terbaik, tidak peduli posisinya.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Vince Carter menilai sistem baru ini akan memperketat persaingan, terutama bagi pemain bertubuh besar.
“Sekarang persaingannya makin ketat bagi para big man,” kata Carter. “Banyak playmaker dan guard hebat di liga ini. Sulit bagi pemain besar untuk menembus daftar 24 besar.”
Seperti tahun-tahun sebelumnya, lima pemain starter dari masing-masing konferensi akan dipilih berdasarkan hasil voting,50 persen suara dari penggemar, 25 persen dari pemain, dan 25 persen dari panel media.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, tujuh pemain cadangan per konferensi akan ditentukan oleh para pelatih kepala NBA.
NBA belum mengumumkan bagaimana pembagian pemain Amerika akan dilakukan ke dua tim berbeda. Namun, jika hasil pemungutan suara tidak menghasilkan komposisi 16 pemain asal AS dan 8 pemain internasional, maka Komisioner NBA Adam Silver akan menambahkan pemain tambahan untuk memenuhi kuota minimal tersebut.
Kebijakan itu juga memungkinkan salah satu tim memiliki lebih dari delapan pemain. Ajang All-Star tahun lalu menampilkan sejumlah pemain internasional papan atas, seperti Shai Gilgeous-Alexander (Kanada) yang juga menyabet NBA Most Valuable Player (MVP), Victor Wembanyama (Prancis), Nikola Jokic (Serbia), Giannis Antetokounmpo (Yunani), Pascal Siakam (Kamerun), serta Alperen Sengun (Turki).
Dengan format baru ini, NBA berharap All-Star 2026 tidak hanya menghadirkan tontonan spektakuler, tetapi juga memperkuat citra liga sebagai kompetisi paling global di dunia olahraga.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!