Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Siswa SMAN 72 Rakit Sendiri Bom dari Panduan Internet, Densus 88 Ungkap Fakta Mengejutkan

📅 Rabu, 12 Nov 2025, 01:55 WIB | Oleh:
Siswa SMAN 72 Rakit Sendiri Bom dari Panduan Internet, Densus 88 Ungkap Fakta Mengejutkan Doc: ANTARA News
Ket. Siswa SMAN 72 rakit bom sendiri dari panduan internet.

JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap fakta baru terkait kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Siswa terduga pelaku diketahui merakit sendiri bom yang digunakan dalam peristiwa tersebut, setelah mempelajari caranya melalui internet.

“Betul, bomnya dirakit sendiri,” ujar Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, AKBP Mayndra Eka Wardhana, kepada wartawan, Senin (10/11). Ia menjelaskan, pelaku memanfaatkan berbagai sumber daring untuk memahami cara merakit bahan peledak. “Pelaku mengakses internet untuk mempelajari langkah-langkah perakitan bom,” tambahnya.

Meski demikian, jenis bahan peledak yang digunakan belum dapat dipastikan. Mayndra menyebut sebagian bom yang ditemukan memiliki sistem kendali jarak jauh, namun rincian teknisnya masih menunggu hasil pemeriksaan tim Gegana dan Bidang Humas Polda Metro Jaya.

Dalam penyelidikan sebelumnya, aparat gabungan menemukan tujuh peledak di area sekolah. “Iya benar, ada tujuh peledak,” kata Mayndra, Minggu (9/11/2025). Dari jumlah tersebut, empat di antaranya sempat meledak di dua lokasi berbeda, sementara tiga lainnya berhasil dijinakkan oleh tim penjinak bahan peledak (jihandak) dan kini menjadi barang bukti polisi.

Belum diketahui motif detail pelaku, namun dugaan sementara mengarah pada aksi yang direncanakan untuk menarik perhatian komunitas daring yang diikutinya. Kasus ini masih dalam pendalaman Densus 88 dan pihak kepolisian.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut meninjau langsung para korban ledakan di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Sabtu (8/11/2025). Dalam kunjungannya bersama Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Margaret Aliyatul Maimunah, ia memastikan seluruh korban mendapat penanganan medis terbaik.

“Total ada 96 korban dalam insiden ini, dan 29 orang di antaranya masih dirawat di rumah sakit,” ujar Listyo Sigit. Dari jumlah tersebut, 14 korban dirawat di RS Islam Cempaka Putih, 14 di RS Yarsi, dan 1 di RS Pertamina. Dua korban masih berada di ruang ICU dalam kondisi kritis.

Ledakan di SMAN 72 terjadi saat salat Jumat tengah berlangsung di masjid sekolah, pada Jumat (7/11/2025) siang. Hingga kini, polisi masih menelusuri sumber bahan peledak serta jaringan yang mungkin terlibat dalam pembuatan bom tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.