Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

FK Unpas Catat Sejarah, 97 Persen Dokter Baru Lulus dari Angkatan Profesi Pertama

📅 Rabu, 12 Nov 2025, 08:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
FK Unpas Catat Sejarah, 97 Persen Dokter Baru Lulus dari Angkatan Profesi Pertama Doc: Antara Foto
Ket. Sumpah Profesi Dokter FK Unpas Gelombang I Tahun Akademik 2025-2026 ini, digelar di salah satu hotel di Bandung, Jawa Barat.

Fakultas Kedokteran Universitas Pasundan (FK Unpas) yang masih berusia muda mencatat sejarah dengan meluluskan 97 persen dokter baru dari angkatan profesi pertamanya.

Wakil Dekan I FK Unpas Helmi Rosa Gunadi mengungkapkan hal itu merupakan sebuah capaian yang jarang terjadi bahkan di tingkat nasional, dengan sebanyak 32 mahasiswa berhasil lulus dalam Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) tingkat kelulusan 96,97 persen.

"Ini hasil kerja keras, dedikasi, dan semangat pantang menyerah seluruh sivitas akademika FK Unpas," ujar Helmi, di Bandung, Jawa Barat, Selasa (11/11).

Helmi mengatakan angkatan pertama FK Unpas ini bukan hanya lulusan perdana, tetapi juga generasi yang menempuh pendidikan di tengah badai pandemi COVID-19.

Ketangguhan mereka, ujar dia, menjadi simbol daya juang, sekaligus bukti bahwa FK Unpas mampu bersaing dengan fakultas kedokteran mapan lainnya.

"Capaian ini menegaskan bahwa usia muda bukan halangan untuk berprestasi. Kami bangga bisa melahirkan 32 dokter yang siap mengabdi untuk bangsa," kata Helmi.

Sumpah Profesi Dokter FK Unpas Gelombang I Tahun Akademik 2025-2026 ini, digelar di salah satu hotel di Bandung, Senin (10/11).

Dalam acara tersebut, tiga lulusan terbaik diumumkan yakni dr. Feriannisa N.A. (IPK 3,90), dr. Salma Nurul (Nilai CBT 90), dan dr. M. Luthfi R. (Nilai OSCE 92,83).

Dekan FK Unpas Prof Dr Wiryawan Permadi menegaskan bahwa pendidikan kedokteran di Unpas berorientasi pada pembentukan karakter dan empati, bukan semata penguasaan ilmu medis.

"Kami selalu menanamkan nilai bahwa adab harus didahulukan sebelum ilmu. Empati adalah inti dari profesi dokter. Kami ingin lulusan FK Unpas memahami pasien secara manusiawi, bukan sekadar klinis," kata Wiryawan.

Ia berharap, lulusan perdana ini dapat menjadi pionir dokter berakhlak dan berempati tinggi serta terus berkembang menjadi pemimpin masa depan di dunia kesehatan.

Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan Prof Dr Didi Turmudzi menyebut, pencapaian ini monumental, karena FK Unpas berdiri di masa moratorium nasional pendirian fakultas kedokteran.

"Keberadaan FK Unpas sendiri adalah instruksi Presiden. Jadi, kalian adalah bagian dari sejarah besar Pasundan dan bangsa ini," ujarnya.

Dia menambahkan, FK Unpas juga kini memiliki Rumah Sakit Pasundan sebagai rumah sakit pendidikan yang sedang dikembangkan menjadi rumah sakit unggulan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Akhirnya Warga Swiss Menolak Usulan Pembatasan Populasi 10 Juta Jiwa

56 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Akhirnya Warga Swiss Menola...

Profesor ITS Kembangkan Limbah Aluminium sebagai Sumber Energi

57 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Profesor ITS Kembangkan Lim...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Proyek Waste to Energy Kota Bekasi Dibayangi “Korupsi dan Gratifikasi”?

Proyek Waste to Energy Kota Bekasi Dibayangi “Korupsi dan Gratifikasi”?

15 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.