Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Festival Lamandau 2025 Angkat Kearifan Lokal Lewat Seni dan Ekonomi Kreatif

📅 Senin, 10 Nov 2025, 20:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Festival Lamandau 2025 Angkat Kearifan Lokal Lewat Seni dan Ekonomi Kreatif Doc: Antara
Ket. Atraksi seni di ajang Lamandau Festival 2025 yang dilaksanakan pada 8–14 November 2025 di Kabupaten Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah.

Jakarta - Lamandau Festival 2025 yang dilaksanakan di Kabupaten Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah, dari 8 sampai 14 November 2025 menampilkan beragam atraksi budaya dan produk kreatif lokal.

Menurut siaran pers penyelenggara yang diterima di Jakarta, Senin (10/11), Lamandau Festival merupakan gabungan dari Festival Babukung dan Lamandau Expo.

Festival Babukung 2025 dibuka dengan ritual Nota Garung Pantan dan Maumpan Bukung.

Festival ini mencakup karnaval topeng adat khas Suku Dayak Tomun yang diikuti oleh perwakilan dari 88 desa dan komunitas seni.

Babukung, tarian ritual dalam upacara kematian, merupakan bagian dari kekayaan budaya dan adat Lamandau.

"Babukung bukan sekadar pertunjukan. Ia adalah napas dari jati diri kami sebagai orang Dayak Tomun," kata Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra.

"Kami ingin generasi muda melihat bahwa tradisi ini bukan peninggalan masa lalu, melainkan warisan yang hidup dan terus tumbuh," katanya.

Sementara itu, Lamandau Expo 2025 memamerkan beragam produk kriya, mode, kuliner, hingga layanan pariwisata dari para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Lamandau Expo menjadi ruang bertemunya pelaku budaya dan pelaku usaha. Keduanya saling menguatkan: budaya menjadi inspirasi, ekonomi menjadi penggerak," kata Rizky.

Pemerintah Kabupaten Lamandau menargetkan pameran ini bisa membukukan transaksi bernilai total Rp7 miliar lebih dan mendatangkan efek berganda di sektor pariwisata, akomodasi, dan transportasi.

Pameran yang pengunjungnya ditargetkan mencapai 100.000 orang lebih ini juga mencakup lokakarya, kompetisi fotografi budaya, serta konser musik.

"Kami ingin Lamandau dikenal bukan hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga karena kematangan budayanya. Festival ini adalah undangan bagi dunia untuk melihat bagaimana budaya Dayak Tomun beradaptasi tanpa kehilangan jiwanya," demikian Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Sinner Juara Wimbledon, Oba...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

58 menit yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.