Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hasil TKA Bersifat Final dan Tidak Ada Banding

📅 Jumat, 07 Nov 2025, 03:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hasil TKA Bersifat Final  dan Tidak Ada Banding Doc: Antara
Ket. Suasana pantauan Posko TKA Nasional di Hotel Sari Pacific, Jakarta Pusat pada Kamis sore (6/11/2025).

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan hasil maupun sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) bersifat final dan tidak memiliki kebijakan banding. 

Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen Toni Toharudin menegaskan pihaknya tidak menyediakan kebijakan banding maupun ujian susulan bagi peserta yang sudah ujian selain mereka yang mengalami kendala teknis dan sudah melaporkannya.

“Tidak ada banding. Kita periksa nanti hasil ujiannya, kemudian nanti kita umumkan. Sekali lagi, tidak ada banding dan tidak ada susulan bagi yang sudah ujian. Yang susulan hanya untuk yang terkena kendala,” tegas Toni dalam kegiatan Taklimat Media Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Jakarta Pusat pada Kamis (6/11) sore.

Lebih lanjut, ia menjelaskan pihaknya akan menyampaikan hasil akhir TKA secara hierarki, yang dimulai dari Kemendikdasmen selaku penyelenggara TKA kemudian kepada pemerintah daerah, hingga kepada pihak sekolah.

Nantinya, pihak sekolah yang akan menyampaikan hasil beserta Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) kepada setiap murid yang menjadi peserta.

Dengan kata lain, lanjutnya, para peserta TKA tidak dapat mengakses hasil maupun mengunduh SHTKA secara individu melalui situs daring manapun. 

Adapun mengenai hasil TKA yang akan menjadi syarat untuk untuk masuk perguruan tinggi jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Toni memperkirakan pihaknya akan memberikan seluruh hasil akhir TKA setiap murid beserta pelanggaran yang dilakukan kepada Panitia SNBP pada tanggal 5 Januari 2026. 

“Tetapi apa yang kita alirkan datanya itu adalah hasil dari mereka sendiri dan sudah melalui proses apakah terjadi kecurangan atau tidak dari setiap murid sehingga nanti mungkin kalau kena sanksi di dalam proses TKA ini nilainya 0 nanti aliran datanya 0 ke SNBP,” tegasnya.

Ekosistem Asesmen

Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat berharap pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 berjalan jujur dan transparan dalam upaya membangun ekosistem asesmen nasional yang lebih objektif demi melahirkan sistem pendidikan nasional yang lebih baik.

“Pelaksanaan TKA 2025 diharapkan berjalan lancar sesuai yang direncanakan dan menghasilkan data yang objektif sebagai dasar pengembangan pendidikan nasional yang lebih baik,” kata Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis.

Saat ini sedang berlangsung TKA 2025 untuk jenjang SMA/MA, SMK/MAK. Gelombang I digelar 3–4 November, Gelombang II pada 5–6 November, dan Gelombang Khusus: 8–9 November. Sementara TKA susulan dijadwalkan pada 14–16 November 2025.

Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen mencatat lebih dari 3 juta peserta TKA dari 43.918 sekolah di seluruh Indonesia.

Jenjang SMA menjadi penyumbang peserta terbesar dengan 1,75 juta siswa, diikuti SMK sebanyak 1,59 juta, dan MA sebanyak 506 ribu peserta. Sejumlah sekolah keagamaan dan khusus, seperti SMTK, SMAK, SMAgK, dan SLB, juga ikut berpartisipasi. TKA berfungsi untuk memetakan potensi akademik siswa, memberikan gambaran kelebihan dan kelemahan akademik, serta menjadi acuan untuk mengembangkan kapasitas ­pendidik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.