Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD Tangerang Rumuskan Pembentukan FPRB Bangun Kota Tangguh Bencana

📅 Jumat, 07 Nov 2025, 10:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Tangerang Rumuskan Pembentukan FPRB Bangun Kota Tangguh Bencana Doc: ANTARA
Ket. Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, memberikan penjelasan mengenai pembentukan FPRB.

TANGERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Provinsi Banten, merumuskan pembentukan forum pengurangan risiko bencana (FPRB) yang melibatkan berbagai unsur dalam membangun kota yang tangguh bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar, di Tangerang, Jumat (07/11), mengatakan FPRB merupakan wadah kolaborasi lintas sektor untuk menumbuhkan kesadaran tanggap bencana sekaligus wujud implementasi strategi nasional BNPB dalam memperkuat ketahanan daerah melalui partisipasi aktif masyarakat.

"FPRB ini terdiri dari akademisi, pelaku usaha, relawan, dan media yang bertujuan memberikan kesadaran masyarakat dalam tanggap bencana sehingga berbagai risiko bisa dikurangi," kata Mahdiar.

Ia juga turut mengapresiasi antusiasme berbagai kalangan dalam pembentukan FPRB sebagai bukti adanya kesadaran kolektif untuk bersama-sama memperkuat ketahanan daerah.

"Ini sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana," ujarnya.

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan mengatakan penguatan sinergi lintas sektor merupakan kunci dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang cepat, tanggap, dan berkelanjutan.

“Penanggulangan bencana bukan semata tanggung jawab pemerintah atau BPBD saja, tetapi juga tanggung jawab bersama. Peran aktif masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan relawan menjadi kekuatan utama ketahanan daerah,” ujar Maryono

Maryono juga menekankan pentingnya membangun koordinasi yang solid dan komunikasi efektif antarpemangku kepentingan agar setiap langkah kebijakan dan tindakan di lapangan bisa terukur dan tepat sasaran.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap kebijakan penanggulangan bencana lahir dari diskusi yang matang, didukung data akurat, dan disebarluaskan dengan baik melalui media. Dengan begitu, masyarakat dapat menjadi bagian aktif dalam upaya mitigasi dan kesiapsiagaan,” katanya.

FPRB diharapkan dapat menjadi platform strategis yang memperkuat sinergi pentahelix antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media, dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah perkotaan.

“Kota yang tangguh adalah kota yang masyarakatnya siap. FPRB ini diharapkan menjadi gerakan bersama untuk membangun kesadaran, kesiapan, dan kepedulian kolektif terhadap lingkungan sekitar,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

18 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.