Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi Gadungan di Penjaringan Terbukti Konsumsi Narkoba dan Jadi Residivis Penipuan

📅 Kamis, 06 Nov 2025, 13:13 WIB | Oleh:
Polisi Gadungan di Penjaringan Terbukti Konsumsi Narkoba dan Jadi Residivis Penipuan Doc: Antara

JAKARTA - Kepolisian Sektor Metro Penjaringan mengungkap hasil penyelidikan terhadap Dandi Maulana (25), pelaku penipuan dan penggelapan sepeda motor milik pengemudi ojek daring yang mengaku sebagai anggota polisi. Berdasarkan pemeriksaan urine, Dandi terbukti positif mengonsumsi narkotika jenis amphetamine dan methamphetamine. Selain itu, pelaku juga diketahui merupakan residivis yang pernah terlibat kasus serupa di wilayah Kalideres dan Penjaringan.

Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agus Ady Wijaya menyampaikan bahwa pelaku sudah empat kali melakukan aksi penipuan dan penggelapan kendaraan di kawasan Penjaringan. “Kami melakukan pemeriksaan urine dan hasilnya menunjukkan pelaku positif mengonsumsi amphetamine dan methamphetamine,” ujar Agus di Jakarta, Kamis (5/11), dilansir dari ANTARA.

Dandi diketahui menjual dua unit sepeda motor hasil kejahatannya kepada seseorang berinisial F. Uang dari hasil penjualan itu digunakan untuk kebutuhan pribadi. “Kami sedang melakukan pengembangan untuk mencari penadah yang kini berstatus DPO,” kata Agus.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap oknum yang mengaku sebagai anggota Polri, terutama saat terjadi penindakan di lapangan. “Apabila ada tindakan mencurigakan, segera laporkan ke kantor polisi terdekat,” ujarnya menambahkan.

Sebelumnya, jajaran Polsek Metro Penjaringan telah menangkap Dandi Maulana di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Minggu (2/11), setelah dilakukan serangkaian penyelidikan. Dalam aksinya, Dandi berpura-pura sebagai anggota Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya untuk meyakinkan korban.

Polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor, sepucuk airsoft gun, kartu tanda anggota Polri palsu atas nama Dandi Maulana, dompet, kartu ATM, serta alat hisap sabu. “Pelaku melakukan aksinya dengan berpura-pura sebagai anggota Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya,” ujar Agus.

Kasus ini menambah daftar panjang tindak kejahatan dengan modus penyamaran sebagai aparat kepolisian. Kepolisian menegaskan akan menindak tegas setiap individu yang mencoreng nama institusi dengan tindakan kriminal semacam ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Ekonomi
Sompo Indonesia selenggarak...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.