Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD Jabar: RAPBD 2026 Akan Ada 350 Kegiatan dan 1.350 Sub Kegiatan

📅 Kamis, 06 Nov 2025, 05:40 WIB | Oleh:
 DPRD Jabar: RAPBD 2026 Akan Ada 350 Kegiatan dan 1.350 Sub Kegiatan Doc: antara foto
Ket. Penyampaian nota keuangan Pemprov Jabar.

BANDUNG - Wakil Ketua DPRD Jawa Barat MQ Iswara mengungkapkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Jabar tahun 2026 yang nota keuangannya disampaikan Rabu (5/11) malam, direncanakan akan ada 350 kegiatan dan 1.350 sub kegiatan.

"Ini kalau tidak berubah. Mungkin nilainya nanti yang naik atau turun ya. Setelah nota keuangan ini disampaikan, RAPBD 2026 akan dibahas di fraksi, komisi, dan finalnya dibahas di Badan Anggaran DPRD Jabar," kata Iswara di Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Rabu malam.

Terkait anggaran RAPBD Jabar 2026, Iswara menjelaskan berdasarkan ikhtiar yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, volume APBD Jabar tahun 2026 sekitar Rp29,1 triliun yang di dalamnya terdiri dari pendapatan Rp28,78 triliun; kemudian belanja daerah direncanakan sebesar Rp28,49 triliun; rencana penerimaan pembiayaan daerah direncanakan sebesar Rp380,82 miliar; dan pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp666,81 miliar.

"Angka ini, kemungkinan bisa berubah meski pembahasan di DPRD Jabar sendiri selama ini sudah cukup mendetail dan telah mengakomodasi berbagai program kegiatan yang sesuai dengan RPJMD dan RKPD Pemprov Jabar yang dipimpin Gubernur Dedi Mulyadi," ujar Iswara.

Iswara menekankan keuangan daerah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2026 akan berbeda dalam artian lebih turun daripada 2025 akibat tertundanya Transfer pusat ke daerah (TKD) sebesar Rp2,45 triliun.

Namun, kata Iswara, program yang telah dirancang harus tetap berjalan. Caranya dengan mengefisiensikan belanja penunjang kegiatan semisal perjalanan dinas, makan minum, ATK, kunjungan ke luar provinsi, efisiensi pegawai dalam hal ini staf-staf pendamping.

"Sehingga target yang telah dirancang dari indeks pendidikan, indeks kesehatan, daya beli, Kemudian laju pertumbuhan ekonomi, laju pertumbuhan penduduk, laju pertumbuhan investasi, kondisi kemantapan jalan tidak ada yang kita kurangi. Termasuk hibah mandatory spending, sosialisasi media tetap ada," ucap Iswara.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menyampaikan nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2026 ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Jabar Bandung, Rabu malam.

Dalam ikhtisar keuangan yang dibacakan Wakil Gubernur Erwan Setiawan, pada RAPBD 2026, target pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp28,78 triliun; kemudian belanja daerah direncanakan sebesar Rp28,49 triliun; rencana penerimaan pembiayaan daerah direncanakan sebesar Rp380,82 miliar; dan pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp666,81 miliar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.