Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertemuan Prabowo dan Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Indonesia Berpeluang Dapat Minyak Lebih Murah

📅 Selasa, 14 Apr 2026, 20:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pertemuan Prabowo dan Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Indonesia Berpeluang Dapat Minyak Lebih Murah Doc: Antara
Ket. Presiden Prabowo Subianto (kiri) melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Senin (13/4).

Jakarta – Pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dinilai memperkuat kerja sama strategis kedua negara, terutama di sektor energi dan pertahanan, di tengah dinamika geopolitik global.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, menilai pembicaraan kedua pemimpin negara tersebut berpotensi menghasilkan kesepakatan konkret, terlebih Indonesia telah menjadi anggota BRICS sejak 2025.

"Keanggotaan Indonesia ini diapresiasi Putin dan membuka peluang kerja sama lainnya, seperti di sektor energi dan militer. Harapannya tentu pembicaraan ini berlanjut menjadi kesepakatan konkret antar kedua negara," ujarnya di Jakarta, Selasa (14/4).

Menurut dia, kerja sama energi menjadi sangat penting di tengah ketidakpastian global akibat konflik di Timur Tengah. Ia juga berharap pertemuan tersebut dapat berkontribusi dalam meredakan ketegangan geopolitik.

“Apalagi pascatidak adanya kesepakatan dalam perundingan yang dilakukan antara Iran dan Amerika di Islamabad (Pakistan) kemarin," katanya.

Iwan menilai posisi Rusia yang memiliki pengaruh terhadap Iran dan Amerika Serikat dapat dimanfaatkan Indonesia untuk mendorong upaya perdamaian.

"Jika misi perdamaian dipelopori oleh Presiden Prabowo dengan mengajak Putin dan kepala negara lainnya, saya kira akan ada jalan perdamaian ke depannya," tuturnya.

Pandangan serupa disampaikan akademisi Hubungan Internasional Universitas Airlangga, Probo Darono Yakti, yang menilai Indonesia tengah memainkan peran sebagai bridge builder di tengah rivalitas global.

"Di sini peran dari Indonesia itu coba untuk menekankan diri menjadi bridge builder," ujarnya.

Menurut Probo, kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia dan Prancis mencerminkan posisi Indonesia sebagai mediator aktif antara blok Barat dan non-Barat.

"Pilihan untuk kemudian berkunjung ke Rusia, kemudian berkunjung ke Prancis, ini sama-sama merepresentasikan tatanan post-cold war," katanya.

Ia menambahkan, peran aktif Indonesia dalam memfasilitasi dialog antarnegara dapat membantu mengurangi ketegangan global.

"Jadi, ini mungkin bisa dikaitkan dengan peran Indonesia untuk memediasi, memfasilitasi, dan mengorkestrasi interaksi antarpihak yang berseberangan," ujarnya.

Di sektor energi, kerja sama Indonesia–Rusia dinilai berpotensi memberikan keuntungan ekonomi. Pakar energi Universitas Padjadjaran, Yayan Satyakti, menyebut Indonesia berpeluang memperoleh minyak Rusia dengan harga lebih murah dibandingkan pasar global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.