Wamenkes Serukan Penuntasan TBC dengan Perlindungan Sosial Pekerja Informal

Minggu, 02 Nov 2025, 22:42 WIB

JAKARTA - Pemerintah tengah menyiapkan skema perlindungan sosial bagi pekerja informal yang rentan kehilangan penghasilan akibat penyakit tuberkulosis (TBC). Menurut Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Benjamin Paulus Octavianus, penanganan TBC harus mencakup aspek medis, ekonomi, dan sosial.

"Penanggulangan TBC membutuhkan pendekatan komprehensif dari deteksi dini, pendampingan pengobatan, hingga perlindungan sosial bagi pasien," ujar dia, Jumat (31/10). "Terutama bagi pekerja informal yang penghasilannya hilang selama masa pengobatan."

Ket. Foto: Menteri Koordinator PMK, Pratikno (kedelapan dari kiri) dan Wakil Menteri Kesehatan, Benjamin Paulus Octavianus (kedelapan dari kanan) berfoto bersama usai Forum Ilmiah Tahunan ke-11 Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) di Semarang, Jumat (31/10) — Sumber: Biro Humas Kementerian Kesehatan

Benny, panggilan akrabnya, menambahkan pemerintah tengah memperluas strategi penemuan kasus aktif dengan tes molekuler cepat di seluruh daerah. Pendampingan pengobatan dilakukan berbasis komunitas yang diintegrasikan dengan layanan gizi, HIV, dan penyakit kronis.

Wamenkes juga menekankan pentingnya menghapus stigma terhadap pasien TBC.

"Mereka harus dijauhkan dari diskriminasi dan berhak mendapat perlakuan yang sama," ujar dia.

Kebijakan perlindungan sosial akan diperkuat melalui kerja sama lintas kementerian. Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengembangkan analisis kebijakan mikro (AKM) untuk memantau kasus TBC secara real-time.

Menko PMK, Pratikno, mengatakan pendekatan digital mempercepat pemantauan kebijakan dan pelaksanaan program.

"Kami memperkuat perlindungan bagi penyintas TBC, termasuk larangan diskriminasi dan kompensasi bagi pekerja informal," ucap dia.

Menurut Menko, transformasi penanganan TBC melibatkan sistem One Health yang mengintegrasikan data kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. Sistem tersebut dikembangkan melalui platform SIZE Indonesia untuk meningkatkan deteksi dini penyakit menular.

Penguatan kompetensi tenaga kesehatan masyarakat juga menjadi faktor penting keberhasilan program tersebut.

"Karena itu, kurikulum pendidikan akan diperbarui dengan literasi data, teknologi digital, dan pemanfaatan kecerdasan buatan," kata dia.

Terkait strategi pecegahan TBC dalam jangka panjang, program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga turut diintegrasikan. Tujuannya memperkuat daya tahan tubuh generasi muda terhadap penyakit menular seperti TBC.

Menurut Wamenkes, upaya ini merupakan investasi untuk kualitas hidup manusia Indonesia.

"Eliminasi TBC bukan hanya tentang kesehatan, tetapi juga menjaga produktivitas dan masa depan bangsa," ujar dia. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Utamakan Perlindungan Pengguna, Platform Aset Digital Ini Menang Penghargaan Kepatuhan Dua Kali Beruntun

Program Rintisan Sekolah Swasta Gratis Ditambah Pemkot Depok Jadi 52 Sekolah Swasta, Cek Daftarnya di Sini!

Starbucks Korea Tutup Sementara 2.000 Gerai Imbas Kontroversi Promosi Tragedi Gwangju

KUR Melaju Kencang: BRI Catat Hampir Setengah Target Sudah Tersalurkan

Ekonomi Syariah Disebut Mesin Pertumbuhan Baru di Masa Ketidakpastian

Wagub Rano Perkuat Kerja Sama dengan Netflix demi Dongkrak Ekonomi Kreatif Jakarta

Kemenpar Serukan agar Program Pariwisata Jangkau Seluruh 38 Provinsi Indonesia

Purwokerto City Run 2026, Promosikan Budaya dan Pariwisata lewat Pengalaman Lari dan Teknologi Digital

Generali Indonesia Perdana Gelar Generali Lion Heart Run 2026, Dorong Hidup Sehat Sekaligus Bantu Pendidikan 1.000 Anak Usia Dini.

IHSG Hari Ini Terkoreksi, Pasar Menunggu Dua Penentu Arah: MSCI dan The Fed

Di Forum RISING Fellowship, Gubernur Pramono Rayu Singapura Investasi Massif di Jakarta

Rupiah Hari Ini Tertekan, Pasar Menahan Napas Menanti Putusan The Fed

Wagub Rano Karno Siapkan SMK Jadi Titik Awal Cetak Talenta Industri AI di Jakarta

Tradisi Suroan Pencak Silat Madiun Angkat Potensi Ekonomi dan Wisata Daerah

Mulai 2027 Grammy Awards Tambah Kategori Khusus Asian Pop

Di Tengah Inflasi Medis yang Terus Meningkat, Allianz Indonesia Ajak Media dan Masyarakat Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan Berkelanjutan.

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Norwegia dan Argentina Kuasai Puncak Grup I & J

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.