Trump Ancam Kirim Pasukan ke Nigeria karena Kekerasan terhadap Umat Kristen
📅 Minggu, 02 Nov 2025, 19:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Istanbul - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menghentikan bantuan dan mungkin melancarkan aksi militer terhadap Nigeria, menyusul tuduhan bahwa pemerintah negara itu membiarkan “pembunuhan terhadap umat Kristen.”
“Jika pemerintah Nigeria terus membiarkan pembunuhan umat Kristen, Amerika Serikat akan segera menghentikan seluruh bantuan dan mungkin menyerang negara yang ternoda itu dengan ‘senjata api’,” tulis Trump di platform media sosialnya, Truth Social, Sabtu (1/11).
Ancaman tersebut muncul sehari setelah ia mengklaim bahwa agama Kristen menghadapi ancaman eksistensial di Nigeria dan menuduh kelompok radikal bertanggung jawab atas “pembantaian massal.”
“Saya telah memerintahkan 'Departemen Perang' untuk bersiap menghadapi kemungkinan aksi. Jika kami menyerang, serangan itu akan cepat, ganas, dan mematikan, seperti teroris menyerang umat Kristen yang kami cintai,” tulis Trump.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga memperingatkan pemerintah Nigeria untuk “bertindak cepat.”
Menurut laporan Al Jazeera, pernyataan Trump itu sejalan dengan retorika politikus sayap kanan Amerika yang menggambarkan konflik di Nigeria sebagai serangan kelompok radikal terhadap umat Kristen.
Namun para ahli menilai pandangan itu menyesatkan karena kekerasan di Nigeria tidak hanya dipicu oleh faktor agama, tetapi juga masalah ekonomi, politik, dan etnis.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!