Dwikorita Karnawati: BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca untuk Kurangi Hujan Ekstrem
📅 Minggu, 02 Nov 2025, 18:40 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: YouTube/info BMKG
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) di sejumlah wilayah rawan bencana. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi intensitas hujan ekstrem selama puncak musim hujan di Indonesia.
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menjelaskan operasi dilakukan bersama BNPB dan instansi terkait. Wilayah prioritas meliputi DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, dan Yogyakarta.
“OMC ini bagian dari mitigasi bencana hidrometeorologi agar hujan ekstrem tidak berdampak luas. Kegiatan ini dilakukan menggunakan pesawat khusus yang menabur garam di awan pembentuk hujan," ujar Dwikorita dalam konferensi pers secara daring, Sabtu (1/11).
Di Jawa Tengah, operasi dimulai sejak 25 Oktober dan masih berlangsung hingga awal November. Pelaksanaan dilakukan dari Posko Semarang dan Solo dengan 41 sorti penerbangan pesawat Cessna Caravan.
Sementara di wilayah Jawa bagian barat, operasi dilakukan sejak 23 Oktober dari Posko Jakarta. Sebanyak 29 sorti penerbangan telah dilakukan dan dinilai efektif menurunkan curah hujan di wilayah sasaran.
Sebaiknya Anda baca juga:
Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan peningkatan potensi hujan dipengaruhi sejumlah fenomena atmosfer aktif. Antara lain aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby, gelombang Kelvin, dan suhu laut hangat di perairan Indonesia.
Selain itu, BMKG mendeteksi anomali suhu di Samudra Pasifik yang menandakan awal terjadinya La Nina lemah. Namun, fenomena tersebut diperkirakan tidak memberikan dampak signifikan terhadap curah hujan nasional.
“Curah hujan pada November hingga Februari masih dalam kategori normal,” kata Guswanto.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia memastikan kondisi atmosfer yang aktif menjadi faktor utama peningkatan potensi hujan di berbagai wilayah.
BMKG terus memantau perkembangan cuaca ekstrem dan memberikan peringatan dini melalui aplikasi InfoBMKG. Masyarakat diimbau memanfaatkan layanan itu untuk mengetahui prakiraan cuaca terbaru di wilayah masing-masing. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!