Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Korea Selatan Minati Produk UMKM Binaan PLN UID Jakarta Raya di Ajang MAMF 2025

📅 Sabtu, 01 Nov 2025, 13:50 WIB | Oleh:
Warga Korea Selatan Minati Produk UMKM Binaan PLN UID Jakarta Raya di Ajang MAMF 2025 Doc: PLN UID Jaya
Ket. Seorang ibu asal Korea Selatan tampak antusias saat bayinya tertarik memegang boneka hasil karya UMKM binaan PLN UID Jakarta Raya. Momen hangat ini menjadi simbol bagaimana produk lokal Indonesia mampu menyentuh hati lintas generasi dan budaya di ajang Migrants' Arirang Multicultural Festival (MAMF) 2025.

CHANGWON - KORSEL – Produk-produk unggulan dari lima Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menarik perhatian masyarakat Korea Selatan dalam ajang Migrants' Arirang Multicultural Festival (MAMF) 2025 yang berlangsung pada 24–26 Oktober 2025 di Changwon, Korea Selatan. Produk seperti boneka, scarf, dan outer menjadi favorit pengunjung, menunjukkan tingginya minat masyarakat Korea terhadap kekayaan budaya dan kreativitas lokal Indonesia.

Lima UMKM yang berpartisipasi dalam festival ini adalah Ghawean Dewe milik Dewi Astuti, Rumah Batik Palbatu milik Budi Dwi Hariyanto, La Suntu Tastio milik Indari, Hijasmita milik Asmita, dan Ichinogami milik Putri Ayu Pratami. Masing-masing membawa produk khas yang mencerminkan keunikan budaya Indonesia dan berhasil menarik perhatian pengunjung dari berbagai kalangan.

Kolaborasi berkelanjutan juga terjalin antara Hub UMK Jakarta Raya dan Toko Wastra Indonesia di Gimhae, Busan. Produk-produk unggulan UMKM binaan PLN akan dipasarkan di Korea Selatan selama satu tahun ke depan. Kerja sama ini memperluas jangkauan pemasaran ke luar negeri dan membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produknya di pasar internasional.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme masyarakat Korea Selatan terhadap produk UMKM Indonesia.

“Kami melihat langsung bagaimana pengunjung Korea Selatan menghargai kualitas dan nilai budaya dari produk-produk UMKM binaan kami. Ini menjadi bukti bahwa produk lokal mampu bersaing dan diterima di pasar global,” ujar Andy Adcha.

Andy Adcha juga menegaskan komitmen PLN dalam mendukung pertumbuhan UMKM melalui program Hub UMK.

“PLN hadir sebagai bagian dari perjalanan UMKM untuk tumbuh dan menembus pasar internasional. Kami percaya, dukungan yang konsisten akan memperkuat posisi UMKM sebagai tulang punggung ekonomi kreatif Indonesia,” tambahnya.

Partisipasi dalam MAMF 2025 menjadi langkah strategis PLN UID Jakarta Raya dalam mendukung pemberdayaan UMKM sekaligus memperkuat diplomasi budaya melalui produk-produk lokal yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.