Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Keluhkan Rencana Kenaikan Tarif Transjakarta

📅 Kamis, 30 Okt 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Keluhkan Rencana Kenaikan Tarif Transjakarta Doc: Koran Jakarta/Wahyu AP­
Ket. Bus Transjakarta melintas di Jalan Jendral Sudirman, Jakarta, Rabu (29/10). Masyarakat keberatan dengan rencana kenaikan tarif Transjakarta. Jika naik diharapkan tak lebih dari 4.000 rupiah. Tarif sekarang 3.500 sekali tap.

JAKARTA - Masyarakat mulai mengeluhkan rencana Pemprov Jakarta yang akan menaikkan tarif Transjakarta. Tarif saat ini adalah 3.500 rupiah sekali tap. Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo berencana menaikkan menjadi sekitar 5.000. Namun belakangan malah muncul angka 5.000 hingga 7.000.

“Jangan naik dululah. Orang baru mau mulai senang menggunakan Transjakarta. Nanti kalau dinaikkan tarifnya, bisa-bisa orang jadi enggan lagi naik angkutan umum,” tutur pelanggan Transjakarta yang tinggal di Perum 2 Tangerang, Rani (30). Hal senada disampaikan rekan satu kompleknya, Tina (32). Menurutnya, kenaikan tarif boleh tapi ya maksimal 4.000. “Gila aja kalau naik jadi 7.000,” tandasnya.

Dia usul kalau Jakarta keberatan memberi subsidi, ya dibicarakan dengan daerah penyangga. Siapa tahu bisa ada kerja sama subsidi. Warga Tangerang sangat banyak yang naik Transjakarta. Pemda tentu mestinya juga mau memberi subsidi, daripada menyediakan sendiri transportasi untuk warganya.

Kenaikan tarif ini belum diputuskan. Gubernur Pramono menjelaskan, akan memutuskan sesuai dengan kemampuan masyarakat. Pramono menyebut, masih mempertimbangkan besaran kenaikan tarif Transjakarta. Menurut Pramono, meskipun tarif saat ini masih berlaku, beban subsidi yang ditanggung Pemprov cukup besar. Pemerintah, katanya, harus menanggung subsidi hingga 9.700 per tiket. Kondisi ini kian terasa berat mengingat dana bagi hasil (DBH) dari pemerintah pusat dipangkas hingga 15 triliun.

“Kami sedang memfinalkan angka kenaikan. Sebenarnya tarif lama pun, kami sudah memberikan subsidi per tiket 9.700. Kan terlalu berat kalau terus-menerus seperti itu. Apalagi DBH-nya dipotong,” kata Pramono.

Terlebih lagi, Pramono juga sempat mengeklaim bahwa sebagian besar tarif transportasi umum Jakarta paling murah dari daerah lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

31 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

55 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.