Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mungkin Lelah Bersteru, Xi Jinping Mengaja Presien Trump Bersahabat untuk Mengejar Kemakmuran Bersama

📅 Kamis, 30 Okt 2025, 12:43 WIB | Oleh:
Mungkin Lelah Bersteru, Xi Jinping Mengaja Presien Trump Bersahabat untuk Mengejar Kemakmuran Bersama Doc: ist
Ket. trump-jinping

JAKARTA – Ini langkah yang sangat konstruktif di mana Presiden Tiongkok, Xi Jinping, mungkin sudah lelah berseteru, akhirnya mengajak Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi mitra sekaligus sahabat untuk mencapai kemakmuran bersama.

"Pembangunan dan revitalisasi Tiongkok sejalan dengan visi Presiden Trump untuk 'Membuat Amerika Hebat Kembali'. Kedua negara kita sepenuhnya mampu saling membantu untuk mencapai kesuksesan dan kemakmuran bersama sehingga Tiongkok dan AS seharusnya menjadi mitra dan sahabat," kata Xi, di Busan, Kamis seperti dalam keterangan Kementerian Luar Negeri Tiongkok.

Presiden Xi Jinping bertemu dengan Presiden AS Donald Trump di Busan, Korea Selatan pada Kamis (30/10) pagi waktu setempat. "Itulah yang telah diajarkan sejarah kepada kita dan dibutuhkan saat ini. Saya siap untuk terus bekerja sama dengan Anda guna membangun fondasi yang kokoh bagi hubungan Tiongkok-AS dan menciptakan suasana yang kondusif bagi pembangunan kedua negara," ujar Xi.

Xi juga menyebut bahwa Trump sangat antusias untuk menyelesaikan berbagai masalah utama di kawasan. "Tiongkok juga sudah mendorong perundingan damai untuk menyelesaikan berbagai masalah utama. Dunia saat ini dihadapkan pada banyak masalah berat," tambah Xi.

China dan AS, ungkap Xi, dapat bersama-sama memikul tanggung jawab sebagai dua negara besar. "Serta bekerja sama untuk mencapai lebih banyak hal besar dan konkrit demi kebaikan kedua negara kita dan seluruh dunia," ucap Xi.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari kunjungan Presiden Xi Jinping ke Korea Selatan untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-32 APEC. Dalam kunjungannya ke Korsel, Xi didampingi Sekretaris Sekretariat Komite Sentral Partai Komunis China Cai Qi, Menteri Luar Negeri China Wang Yi dan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng.

Selain itu, delegasi China juga terdiri dari Kepala Eksekutif Daerah Administratif Khusus Hong Kong Li Jiachao dan Duta Besar China untuk Korea Selatan Dai Bing. Sebelum pertemuan kedua kepala negara, delegasi China dan AS sudah bertemu dalam perundingan dagang di Kuala Lumpur pada 25-26 Oktober 2025.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan perundingan dagang tersebut akan berisi soal keinginan China untuk "menunda" kontrol ekspor mineral tanah jarang yang banyak digunakan dalam pembuatan jet tempur, ponsel maupun kendaraan listrik selama satu tahun sebagai bagian dari kesepakatan.

Sedangkan Wakil Menteri Perdagangan China Li Chenggang yang menjadi negosiator China dalam perundingan tersebut mengungkapkan kedua negara sudah mencapai "konsensus awal" dan selanjutnya akan melalui proses persetujuan internal masing-masing.

Hingga saat ini, barang-barang AS ke China dikenakan tarif impor sebanyak 10 persen sementara barang-barang China ke AS terkena tarif 30 persen pasca Trump mengumumkan tarif "timbal balik" ke banyak negara sejak April 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...

Akses Wisata Bromo Ditutup Total

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Akses Wisata Bromo Ditutup ...
Luar Negeri
Trump Kembali Berupaya Peca...
Nasional
Layanan Pasien BPJS Harus B...
Luar Negeri
Krisis Migran Picu Spanyol-...
Nasional
Pembangunan Berkelanjutan B...
Luar Negeri
Arab Saudi-Turki-Pakistan T...
Luar Negeri
Nagasaki Tak Inginkan Terja...
Kabar Gembira, Destinasi Wisata di Sekitar Gunung Bromo Masih Aman Dikunjungi Wisatawan

Kabar Gembira, Destinasi Wisata di Sekitar Gunung Bromo Masih Aman Dikunjungi Wisatawan

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.