Akibat Banjir di Semarang, Kereta Api di Daop 7 Ikut Terdampak
📅 Rabu, 29 Okt 2025, 09:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
BLITAR – Kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, Jawa Timur, ikut terdampak akibat banjir di kilometer 2+3 hingga 3+0 pada jalur hulu dan hilir antara Stasiun Alastua–Semarang Tawang, Jawa Tengah.
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, mengemukakan kereta api yang terdampak itu adalah KA Brantas jurusan Pasarsenen-Blitar dan sebaliknya.
"Perjalanan KA Brantas rute Pasarsenen-Blitar menjadi via Cirebon Prujakan-Solo Balapan. Juga yang untuk KA Brantas Blitar-Pasarsenen via Solo Balapan-Purwokerto-Cirebon Prujakan. Jadi perjalanan kereta apinya dengan pola memutar dampak dari luapan air di jalur kereta api Alastua–Semarang Tawang," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (29/10).
Selain itu, ada sejumlah perjalanan kereta api lainnya yang juga dibuat dengan pola memutar antara lain dari Pasar Senen menuju Surabaya Pasar Turi melalui lintas Tegal–Purwokerto–Solo Balapan–Gundih, serta dari Surabaya menuju Pasar Senen melalui lintas Gambringan–Gundih–Solo Balapan–Cirebon Prujakan.
Zainul mengatakan perjalanan kereta api dengan pola operasi memutar itu untuk menjaga keselamatan dan ketepatan waktu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pihaknya menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api, termasuk seluruh pelanggan di dalamnya, menjadi prioritas utama KAI.
“Keselamatan pelanggan selalu menjadi hal yang utama. Kami berterima kasih atas pengertian dan kesabaran pelanggan, keluarga yang menunggu, serta masyarakat dalam situasi ini,” ujar Zainul.
Zainul menambahkan bahwa petugas prasarana KAI Daop 4 Semarang berada di lokasi untuk melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan. Upaya normalisasi lintas terus dilakukan agar jalur Alastua – Semarang Tawang dapat segera dilalui dengan aman.
Sebaiknya Anda baca juga:
KAI juga menyiagakan petugas untuk melakukan pemantauan intensif terhadap ketinggian air, stabilitas jalur, serta sistem drainase di sekitar rel. Selain itu, KAI mengoperasikan lokomotif Diesel Hidrolik BB 304 sebagai langkah antisipatif agar perjalanan kereta tetap dapat berjalan dengan aman.
Sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan, KAI memberikan pengembalian biaya tiket 100 persen di luar bea pesan bagi pelanggan yang memilih untuk membatalkan perjalanan akibat keterlambatan lebih dari satu jam atau karena perubahan rute perjalanan.
Mekanisme kompensasi ini berlaku bagi pelanggan yang tidak berkenan melanjutkan perjalanan karena keterlambatan atau pola operasi memutar. Proses pengembalian dapat dilakukan di loket stasiun atau melalui layanan pelanggan 121.
Pengajuan klaim, kata dia, dapat dilakukan hingga maksimal H+7 dari tanggal keberangkatan. Sementara itu, untuk pengembalian bea akibat turun kelas pelayanan, proses hanya dapat dilakukan melalui loket stasiun.
Selain fasilitas pembatalan, KAI juga menyiapkan layanan kompensasi tambahan bagi pelanggan yang tetap melanjutkan perjalanan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kompensasinya antara lain pemberian minuman dan makanan ringan untuk keterlambatan lebih dari tiga jam, serta tambahan makanan berat jika keterlambatan mencapai lebih dari lima jam," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!