BNPB Bentuk Manggala Agni di Aceh, Cegah Karhutla Meluas ke Permukiman

Selasa, 28 Okt 2025, 18:48 WIB

BANDA ACEH - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berencana membentuk pasukan Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api di Aceh untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Langkah ini diambil menyusul meningkatnya kasus karhutla di wilayah tersebut sepanjang 2025, termasuk kebakaran besar yang melanda Aceh Selatan pada Agustus lalu.

Ket. Foto: Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto memberikan keterangan kepada awak media terkait dengan upaya penanggulangan bencana di Aceh di Banda Aceh, Selasa (28/10). — Sumber: ANTARA/Rahmat Fajri

"Nanti (pembentukan Manggala Agni di Aceh) akan kita komunikasikan dengan kementerian terkait (Kementerian Kehutanan dan Kementerian Lingkungan Hidup)," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto di Banda Aceh, Selasa.

Dia mengatakan hal itu kepada awak media setelah memimpin rapat koordinasi penanggulangan bencana di Aceh bersama Forkopimda Aceh serta bupati dan wali Kota se-Aceh di kantor Gubernur Aceh di Banda Aceh.

Manggala Agni merupakan brigade pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang dibentuk Kementerian Kehutanan, sedangkan Masyarakat Peduli Api di bawah Kementerian Lingkungan Hidup.

Dirinya mengatakan kebakaran hutan dan lahan di Aceh pada 2025 sudah tercatat di BNPB. Meskipun hanya ada di satu kabupaten yang besar (Aceh Selatan seluas 77 hektare), tetapi peristiwa tersebut menjadi kewaspadaan tinggi.

Maka dari itu, BNPB segera berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk pendirian Manggala Agni serta Masyarakat Peduli Api dengan Kementerian Kehutanan serta Kementerian Lingkungan Hidup.

"Nanti kita akan dirikan, kita komunikasikan dengan kementerian terkait," ujar Suharyanto.

Berdasarkan laporan data BPBA pada periode Januari-Juli 2025, kebakaran hutan dan lahan di Aceh terjadi 51 kali, membakar 174 hektare lahan dengan perkiraan kerugian Rp27 miliar.

Pada 19 Agustus 2025, salah satu daerah di Aceh, yakni Aceh Selatan, dilanda karhutla seluas 77 hektare yang menyebar ke tiga desa atau gampong, yakni Ujong Mangki, Padang Beurahan, dan Ujung Padang.

Dalam upaya pemadaman, Kemenhut ikut menurunkan satu regu Manggala Agni diberangkatkan dari Sumatera Utara.

Bahkan, BNPB terpaksa mengerahkan satu helikopter black hawk untuk melakukan pengeboman air  hingga akhirnya api berhasil dipadamkan.

  • aceh
  • bnpb
  • karhutla
  • manggala agni

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.