Gagal Panen, Petani Lebak Mengeluh Kebun Pisang dan Jagung Diserang Monyet
📅 Minggu, 26 Okt 2025, 13:31 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: ANTARA
LEBAK - Petani Kabupaten Lebak, Banten mengeluhkan tanaman pertanian yang siap dipanen diserang monyet, sehingga mengalami kerugian yang tidak sedikit.
"Kita tanam pisang dan jagung rusak dimakan monyet, padahal siap dipanen," kata Katma (60), seorang petani Desa Sindangwangi Kabupaten Lebak, Minggu.
Populasi monyet kerapkali menyerang perkebunan dan pertanian milik masyarakat, karena habitatnya di pegunungan sudah rusak akibat dieksploitasi pertambangan.
Monyet itu secara bergerombol menyerang perkebunan dan pertanian, seperti pisang, jagung, sayuran dan lainnya.
Dengan demikian, pihaknya bersama petani lainnya sudah malas untuk bercocok tanam perkebunan dan pertanian, karena tidak menghasilkan panen.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami dulu bercocok tanam perkebunan dan pertanian bisa panen dan dijual, kini merugi akibat serangan monyet itu," katanya.
Begitu juga petani lainnya, Udin (65) warga Cimarga Kabupaten Lebak mengaku dirinya kini tidak merasa aman untuk bercocok tanam perkebunan dan pertanian, karena populasi monyet menyerang tanaman hingga gagal panen.
Kebanyakan petani di sini bercocok tanam pisang, pepaya, kacang tanah dan jagung.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, terkadang gerombolan monyet tersebut cukup buas dan kerapkali menyerang masyarakat setempat.
"Kami sekarang tidak berani bercocok tanam perkebunan dan pertanian, karena terkadang diserang monyet yang habitatnya beralih fungsi menjadi Bendungan Karian," kata Udin.
Abdurrahman (50), warga Ciparada Desa Cimangeunteung Rangkasbitung, Kabupaten Lebak mengaku bahwa beberapa bulan terakhir ini kawanan monyet hingga ratusan ekor menyerang tanaman perkebunan dan pertanian milik masyarakat.
Selain itu, terkadang masuk ke pemukiman dan diperkirakan mereka kelaparan.
"Kami selalu menjaga di kawasan kebun bambu sebagai habitatnta agar monyet tidak ke rumah warga," katanya.
Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Deni Iskandar mengatakan serangan kawanan monyet yang menyerang perkebunan dan pertanian itu akibat habitatnya mengalami kerusakan, sehingga mereka kelaparan setelah buah dari hutan sudah tidak ada, karena lahan sudah beralih fungsi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!