Banten Punya Proyek Akbar, Berencana Mengangkat 190.000 Pegawai Perjanjian Kerja

Kamis, 23 Okt 2025, 15:01 WIB

SERANG – Mengangkat pegawai sebanyak 190.000 jelas bukan pekerjaan ringan. Tapi itulah yang akan dikerjakan Badan Kepegawaian Negara Regional III. Mereka menargetkan penyelesaian usulan pengangkatan sebanyak 190.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk wilayah Jawa Barat dan Banten pada tahun 2025.

Kepala Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara (BKN) Wahyu di Serang, Kamis, mengungkapkan bahwa dari total target 190 ribu tersebut, saat ini sudah masuk sekitar 160 ribu usulan. Proses ini masih berlanjut untuk pengusulan dari 37 instansi daerah yang berada di bawah Kantor Regional III.

Ket. Foto: ASN — Sumber: ist

"Jawa Barat dan Banten (targetnya) 190 ribu, yang sudah masuk saya kira 160 ribuan. Ini masih berlanjut untuk pengusulan dari 37 instansi daerah yang berada di bawah naungan Kantor Regional III," jelasnya usai menghadiri pelantikan PPPK di Alun-alun Kota Serang.

Wahyu optimistis target ini dapat tercapai, meskipun waktu yang tersisa tahun ini sekitar dua bulan. Percepatan ini menjadi krusial sebab tidak ada lagi kebijakan untuk pengangkatan ASN nonreguler setelah tahun ini. "Tahun ini harus selesai karena tidak ada kebijakan lagi untuk pengangkatan ASN," tegasnya.

Pada kesempatan sama, Wahyu juga mengapresiasi Pemerintah Kota Serang yang telah menyelesaikan seluruh pengangkatan CPNS, PPPK tahap 1, tahap 2, termasuk PPPK paruh waktu. Ia mengatakan pengangkatan PPPK paruh waktu di 37 instansi di wilayah Jawa Barat dan Banten merupakan yang terbanyak secara nasional.

Meskipun demikian, Wahyu mengingatkan bahwa saat ini belum ada kebijakan terkait promosi bagi PPPK paruh waktu. Ia memastikan bahwa seluruh PPPK yang diangkat akan memiliki Nomor Induk Pegawai (NIP) 18 digit, sama dengan NIP pegawai negeri sipil (PNS), sebagai bentuk pengakuan status mereka sebagai aparatur sipil negara (ASN)."Paling tidak sekarang adalah bagaimana para non-ASN sudah diakui dalam pemerintah, mereka adalah bagian daripada aparatur sipil negara," tambahnya.

Tingkatkan Layanan

Sementara itu, Wali Kota Serang, Budi Rustandi melantik secara resmi sebanyak 3.809 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di Alun-Alun Barat Kota Serang, Kamis, sekaligus menekankan mereka untuk meningkatkan pelayanan. "Langkah cepat dalam proses pelantikan ini diambil untuk segera memberikan kepastian status kepada para pegawai," kata Budi di Serang, Kamis.

Mayoritas dari pegawai yang dilantik tersebut, yakni 3.794 orang merupakan PPPK paruh waktu, sementara 15 lainnya adalah PPPK penuh waktu tahap II tahun 2024. "Kenapa ingin langsung melantik karena agar mereka punya kepastian dan bekerja semangat. Artinya kita mendahului, saya pikir mereka semangat lebih tinggi lagi," ujarnya.

Dalam amanatnya, Wali Kota Budi Rustandi menekankan pentingnya integritas dan peningkatan kualitas pelayanan masyarakat. Ia meminta para PPPK bekerja dengan tulus dan dia juga menegaskan akan menindak jika ada pegawai yang menunjukkan perilaku tidak terpuji.

"Agar mereka bekerja tulus meningkatkan pelayanan masyarakat. Kalau aneh-aneh saya tindak tegas," kata Budi. Wali Kota juga membuka peluang bagi PPPK paruh waktu untuk dapat naik status menjadi penuh waktu di masa mendatang, seraya mengingatkan bahwa kinerja buruk akan diproses sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin, menambahkan bahwa pelantikan ini memastikan para PPPK mendapatkan hak dan kewajiban mereka sebagai ASN, termasuk Nomor Induk Pegawai (NIP) dan SK. Namun, ia mengingatkan bahwa kebijakan terkait PPPK paruh waktu akan terus merujuk pada petunjuk pelaksanaan dan teknis dari pemerintah pusat.

"Untuk gaji disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, mengingat adanya pengurangan dana transfer ke daerah. Selain itu, kami juga mengingatkan para ASN untuk menjaga etika di ruang publik, terutama media sosial," imbuhnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.