Penataan Kabel Semrawut, Pemkot Cirebon Kaji Skema Bawah Tanah

Rabu, 14 Jan 2026, 17:05 WIB

Cirebon - Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat menyiapkan kajian penataan jaringan kabel fiber optik pada Januari 2026, dengan mengusung konsep utilitas bawah tanah sebagai upaya meningkatkan estetika serta kenyamanan kawasan perkotaan.

Wali Kota Cirebon Effendi Edo di Cirebon, Rabu (14/1), mengatakan langkah tersebut merupakan kelanjutan dari program pembenahan infrastruktur yang telah dijalankan pada 2025, sekaligus menjadi solusi atas persoalan kabel udara yang dinilai tidak tertata di sejumlah ruas jalan utama.

Ket. Foto: Penataan kabel fiber optik yang tampak semrawut di Kota Cirebon, Jawa Barat, Rabu (14/1). — Sumber: Antara

Menurutnya, pada tahap awal pemerintah daerah melakukan audiensi serta pemaparan rencana penempatan jaringan fiber optik agar lebih rapi dan terorganisasi.

“Pada tahap awal, kami melakukan audiensi dan pemaparan rencana penempatan utilitas fiber optik yang lebih tertib,” katanya.

Edo menjelaskan di beberapa lokasi, kabel milik berbagai penyedia layanan internet menumpuk pada banyak tiang, sehingga mengurangi keindahan wajah kota.

Kondisi itu, kata dia, berdampak pada belum optimalnya penataan trotoar maupun pemasangan penerangan jalan umum (PJU) dekoratif yang sebelumnya telah dibangun.

Ia mencontohkan Jalan Kartini sebagai salah satu kawasan terdampak, dimana upaya penataan dan pemercantikan kawasan belum sepenuhnya terlihat akibat kabel yang menjuntai di sepanjang jalan.

Oleh karena itu, pemerintah daerah mulai membahas aspek teknis bersama pemangku kepentingan terkait guna merumuskan skema penataan jaringan telekomunikasi yang lebih tertib.

Edo menegaskan penataan kabel tidak hanya berorientasi pada keindahan visual, namun merupakan upaya menciptakan ruang publik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Ia menyampaikan Pemkot Cirebon merancang pemindahan jaringan kabel udara ke bawah tanah melalui penerapan sistem ducting terpadu.

Melalui konsep tersebut, kata dia, jalur khusus akan disiapkan di bawah permukaan tanah untuk menampung seluruh jaringan kabel, sehingga tidak lagi bergantung pada tiang penyangga di atas permukaan.

“Penataan utilitas bawah tanah ini juga berkaitan erat dengan aspek keamanan serta kenyamanan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” katanya.

Edo menilai sistem utilitas terintegrasi dapat meminimalkan risiko gangguan fisik maupun kendala teknis pada layanan internet.

“Masyarakat Kota Cirebon, ke depannya dapat menikmati lingkungan kota yang lebih tertata, sekaligus didukung layanan internet yang stabil dan andal,” ucap dia.

  • Pemkot Cirebon

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran

Sambil Serap Aspirasi, Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Kapolda Lampung: Ratusan Personel Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Way Kambas

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

Mercedes-Benz Perbarui C-Class, Hadirkan Desain Lebih Tegas dan Teknologi AI

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.