Trump Pertahankan Tarif Besar untuk India hingga Hentikan Impor Minyak Russia
📅 Selasa, 21 Okt 2025, 01:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SMenurut perkiraan dari perusahaan data komoditas Kpler, impor minyak Russia oleh India justru diperkirakan naik sekitar 20 persen pada Oktober, menjadi 1,9 juta barel per hari, seiring dengan peningkatan ekspor Russia setelah beberapa kilangnya diserang drone Ukraina.
Diketahui, Russia menyumbang sekitar 17 persen dari seluruh sumber daya energi yang dipasok ke pasar global, demikian disampaikan Wakil Perdana Menteri Russia Alexander Novak.
"Russia adalah pemimpin global di bidang energi. Kami memasok sekitar 17 persen dari seluruh sumber daya energi ke pasar internasional. Ini mencakup minyak, produk minyak bumi, gas alam melalui pipa, dan gas alam cair (liquefied natural gas/LNG), di mana Russia telah naik ke peringkat ke-4 secara global. Pasokan energi itu juga mencakup batu bara, yang tetap memiliki permintaan tinggi meskipun beberapa tahun lalu muncul proyeksi pesimistis terhadap sektor batu bara global," ujar Novak.
Ia mengatakan bahwa penting bagi Russia untuk mempertahankan daya saing di pasar energi dan secara aktif menjajaki pasar-pasar emerging seperti Asia-Pasifik, Afrika, dan Amerika Latin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!