Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Pertahankan Tarif Besar untuk India hingga Hentikan Impor Minyak Russia

📅 Selasa, 21 Okt 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Trump Pertahankan Tarif Besar untuk India hingga Hentikan Impor Minyak Russia Doc: AFP/SAUL LOEB
Ket. Presiden AS Donald Trump berbicara kepada media di atas Air Force One sebelum mendarat di Pangkalan Gabungan Andrews di Maryland.

WASHINGTON DC – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Minggu (19/10), menegaskan kembali bahwa Perdana Menteri India Narendra Modi telah memberitahunya bahwa India akan berhenti membeli minyak dari Russia. Namun, Trump memperingatkan bahwa New Delhi akan terus dikenai tarif “besar-besaran” jika tidak memenuhi janji tersebut.

“Saya telah berbicara dengan Perdana Menteri Modi dari India, dan dia mengatakan tidak akan melanjutkan urusan minyak Russia itu,” ujar Trump kepada para wartawan di dalam pesawat Air Force One.

Dikutip dari The Straits Times, ketika ditanya tentang pernyataan pihak India yang menyebut tidak mengetahui adanya percakapan antara Modi dan Trump, Trump menjawab, “Kalau mereka mau mengatakan begitu, maka mereka akan terus membayar tarif besar-besaran dan mereka tidak menginginkan hal itu.”

Minyak Russia menjadi salah satu sumber ketegangan utama dalam pembicaraan dagang berkepanjangan antara AS dan India. Setengah dari tarif sebesar 50 persen yang dikenakan Trump terhadap barang-barang India merupakan bentuk pembalasan atas pembelian minyak Russia tersebut.

Pemerintah AS menyatakan bahwa pendapatan dari minyak bumi menjadi sumber pendanaan bagi perang Russia di Ukraina.

India kini menjadi pembeli terbesar minyak Russia yang dijual melalui jalur laut dengan harga diskon, setelah negara-negara Barat menolak membeli dan memberlakukan sanksi terhadap Moskow atas invasinya ke Ukraina pada tahun 2022.

Seorang pejabat pemerintah India mengatakan pada 18 Oktober bahwa pembicaraan dagang antara India dan AS berlangsung dalam suasana yang “bersahabat”, namun menolak disebutkan namanya karena sensitifnya proses negosiasi tersebut.

Seorang pejabat mengatakan bahwa delegasi India yang berada di Amerika Serikat minggu lalu untuk melakukan pembicaraan telah kembali ke negaranya, namun menolak memberikan rincian lebih lanjut.

Sementara itu, email yang dikirim ke Kementerian Perdagangan India pada Minggu (20/10), belum mendapat jawaban, karena hari itu merupakan hari libur nasional.

Pada 15 Oktober, Presiden Trump mengatakan bahwa Perdana Menteri Modi telah meyakinkannya bahwa India akan menghentikan pembelian minyak dari Russia.

Namun, Kementerian Luar Negeri India menyatakan tidak mengetahui adanya percakapan telepon antara kedua pemimpin pada hari tersebut. Pihaknya menegaskan bahwa perhatian utama New Delhi adalah untuk “melindungi kepentingan konsumen India.”

Pangkas Setengah

Seorang pejabat Gedung Putih pada pekan lalu menyebut India telah memangkas setengah dari pembelian minyak Russia, tetapi sumber-sumber India mengatakan belum terlihat adanya pengurangan signifikan sejauh ini.

Sumber itu menambahkan bahwa kilang-kilang India telah lebih dulu memesan pengiriman minyak untuk muatan bulan November, termasuk beberapa yang dijadwalkan tiba pada Desember. Karena itu, efek pemangkasan baru akan terlihat pada data impor bulan Desember atau Januari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
Film Dokumenter Lisa Blackp...

Kemenperin Dorong Gen Z Kembangkan Industri Batik

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.