Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penuhi Kepadatan Tulang pada Anak untuk Mencegah Osteoporosis

📅 Selasa, 21 Okt 2025, 23:45 WIB | Oleh:
Penuhi Kepadatan Tulang pada Anak untuk Mencegah Osteoporosis Doc: Antara

Jakarta - Dokter spesialis anak konsultan endokrinologi dr. Frida Soesanti, SpA, Subs Endo(K), PhD menyampaikan beberapa faktor yang berperan dalam membantu kepadatan tulang pada anak dan remaja guna mencegah osteoporosis atau tulang rapuh.

“Anak dan remaja itu bisa tumbuh tulang padatnya optimal karena ini merupakan tabungan untuk mencegah terjadinya osteoporosis, patah tulang baik pada masa anak, remaja, maupun di masa tua nanti,” kata dokter Frida dalam diskusi kesehatan yang diikuti via daring di Jakarta, Selasa.

Dokter yang tergabung dalam anggota Unit kerja Koordinasi (UKK) Endokrinologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) itu menjelaskan, di dalam tulang terdapat lempeng pertumbuhan atau growth plate. Dalam hal ini, anak akan masih bisa tumbuh berapapun usianya jika lempeng pertumbuhan tersebut masih terbuka.

“Jadi, kalau dia 12 tahun semuanya udah nutup, dia akan nutup, enggak bisa nambah tinggi lagi,” tutur dia.

Frida menjelaskan tulang pada anak itu akan akan mengalami dua proses yaitu modeling dan remodeling. Pada proses modeling tulang pada anak itu akan akan mengalami masa pertumbuhan yaitu bertambah panjang dan tebal.

Sementara itu, proses remodeling merupakan pergantian jaringan tulang lama dengan yang baru, di mana proses ini juga dialami orang tua.

Kepala Divisi Endrokrinologi Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta itu menggambarkan tulang terbentuk dari dua bagian yaitu mineral terdiri ada kalsium, fosfat dan bagian kolagen terdiri dari protein kolagen jaringan ikat yang akan mengikat dari kalsium.

“Kalau kita umpamakan adalah tulang rangka kita ini kayak rumah, bagian mineralnya itu batu batanya, bagian kolagen itu semennya. Jadi, bayangkan kalau rumah kita cuma batu batanya ditumpuk aja kena angin roboh, supaya kuat maka batu batanya perlu direkatkan satu sama lain dengan menggunakan kolagen. Begitu juga dengan tulang kita,“ imbuh dia.

Frida menambahkan tulang tidak hanya tumbuh panjang dan tebel, namun juga tumbuh dalam densitas atau kepadatannya. Pada masa remaja, terjadi kenaikan densitas tulang paling tinggi.

Sementara itu, puncak kepadatan tulang terjadi sekitar usia 20–30 tahun, kemudian setelahnya kepadatan tulang akan menurun secara alami.

Terdapat faktor yang berperan memengaruhi kepadatan tulang, seperti faktor genetik yang tidak bisa dimodifikasi. Namun, masih ada faktor yang bisa dimodifikasi, perbaiki, dan optimalkan, seperti memastikan anak mengalami pubertas yang normal.

“Pengaruh dari hormon jadi peningkatan kepadatan tulang yang paling tinggi itu saat remaja, hormon estrogen pada anak perempuan dan hormon testosteron pada anak laki-laki. Kedua, hormon ini merupakan antiosteoporotik yang paling kuat,” tutur Frida.

Tak hanya faktor hormon, aktivitas fisik seperti olahraga juga menjadi faktor yang diperlukan sebagai tekanan mekanik (mechanical force) akan membantu untuk meningkatkan kekuatan tulang.

Menurut Frida, pada anak-anak maupun remaja olahraga yang dianjurkan adalah yang bisa memberikan beban yang berulang repetitif terhadap tulang dan otot. Misalnya, olahraga lari terdapat beban dari ujung kepala sampai ujung kaki.

Selain itu, faktor yang berperan terhadap kepadatan tulang adalah nutrisi, di mana ada yang makronutrien dan mikronutrien. Dalam hal ini yang banyak berperan seperti vitamin D, kalsium, mineral hingga fosfat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

48 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.