Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Max Verstappen Ingin Lanjutkan Sukses Menang di Austin

📅 Selasa, 21 Okt 2025, 03:03 WIB | Oleh:
Max Verstappen Ingin Lanjutkan Sukses Menang di Austin Doc: ist
Ket. merayakan kemenangan

AUSTIN, AMERIKA SERIKAT – Pembalap Formula 1 asal Belanda, Max Verstappen, menegaskan ambisinya mengejar gelar dunia kelima setelah tampil dominan di Grand Prix Amerika Serikat,  Senin  (20/10), dengan kemenangan ketiganya dalam empat balapan terakhir. Setelah beberapa pekan enggan berkomentar soal peluang juara, bintang Red Bull itu kini berbicara lebih terbuka.

“Ya, tentu saja peluang itu ada. Kami hanya harus tampil sempurna di setiap akhir pekan hingga musim berakhir. Kami akan melakukan segala yang bisa,” ujar Verstappen penuh keyakinan. Kemenangan ganda di Austin,  sprint race dan balapan utama, membuat Verstappen kini mengoleksi 306 poin, menempati posisi ketiga klasemen sementara. Dia memangkas jarak dengan pemimpin klasemen Oscar Piastri menjadi 40 poin. Sedangkan rekan senegaranya di McLaren, Lando Norris, berada di posisi kedua dengan 332 poin.

Meski McLaren telah memastikan gelar konstruktor untuk musim kedua berturut-turut, tim asal Woking itu telah menghentikan pengembangan mobil tahun ini untuk fokus pada proyek 2026. Keputusan tersebut membuat dua pembalap mereka kini berada di bawah tekanan berat menjelang lima seri terakhir, termasuk dua sprint race.

Dalam lima Grand Prix terakhir, Verstappen telah meraih 119 dari 135 poin yang tersedia. Ini mencerminkan peningkatan signifikan performa Red Bull di tengah kebangkitan Mercedes dan Ferrari. “Akhir pekan yang luar biasa. Saya tahu balapan ini tidak akan mudah. Jika melihat keseluruhan lomba, kecepatan saya dan Lando sangat berdekatan,” ujarnya.

Perbedaan besar terjadi di stint pertama saat dia bisa membuka sedikit jarak. Itu bertahan hingga finis. Dia sangat bangga semua orang dalam tim. Dia merasa hanya harus menjaga momentum. Performa impresif Verstappen memunculkan kenangan musim 2007, ketika Kimi Raikkonen menyalip duo McLaren: Fernando Alonso dan Lewis Hamilton, di seri terakhir Brasil untuk merebut gelar juara dunia.

Sementara itu, Oscar Piastri mencoba tetap tenang menghadapi tekanan. Pembalap Australia berusia 24 tahun itu finis di posisi kelima di Austin, tanpa kemenangan sejak GP Belanda pada Agustus lalu. “Saya sedikit khawatir dengan kecepatan baik saat kualifikasi maupun balapan. Sulit menemukan ritme di sepanjang akhir pecan. Jelas, banyak yang harus dipahami,” ujarnya.

Menanggapi isu bahwa McLaren akan memprioritaskan satu pembalap dalam perebutan gelar, Piastri menolak. “Saya tidak berpikir itu perlu. Kami berdua punya peluang dan pantas berjuang untuk gelar ini. Terlalu dini untuk memilih salah satu,” tegasnya.

Dengan kemenangan Verstappen di Texas, keunggulan Piastri yang semula lebih dari 100 poin kini terpangkas menjadi hanya 40 poin. Lima seri tersisa menjanjikan pertarungan sengit tiga nama besar: Piastri, Norris, dan Verstappen. Juara empat kali asal Belanda itu siap merebut takhta dunia untuk kelima kalinya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Persoalan HAM Harus Diseles...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.