Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur NTT Soroti Tingginya Kasus HIV/AIDS yang Merambah Pelajar

📅 Senin, 20 Okt 2025, 15:50 WIB | Oleh:
Gubernur NTT Soroti Tingginya Kasus HIV/AIDS yang Merambah Pelajar Doc: ANTARA/Kornelis Kaha
Ket. Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena saat diwawancarai beberapa waktu lalu di Kupang.

Kupang -- Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena menyoroti tingginya kasus HIV/AIDS di Kota Kupang, Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur yang merambah hingga kalangan pelajar di kota itu.

“Kita akan seriuskan penerapan peraturan tentang jam belajar. Fenomena ini, khususnya penyakit sosial hingga HIV/AIDS yang menyasar generasi muda di sekolah harus dicegah sejak dini agar tidak mengancam masa depan mereka,” katanya di Kupang, Senin.

Hal ini disampaikannya menanggapi tingginya kasus HIV/AIDS di Kota Kupang yang kian hari makin meresahkan bahkan hingga ke pelajar.

Berdasarkan laporan dari Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Kota Kupang, terhitung sejak Januari hingga September 2025 jumlah kasus HIV/AIDS di Kota Kupang mencapai angka 2.539 kasus.

"Ini alarm serius bagi kita semua," tegasnya.

Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa penanganan HIV/AIDS memerlukan sinergi berbagai pihak melalui pendekatan pentahelix.

Artinya tidak hanya peran dari Pemda saja untuk mencegahnya namun perlu ada dukungan dan pengawasan juga dari orang tua.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kita perlu melibatkan akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media agar upaya penanggulangan HIV/AIDS lebih efektif, terutama dalam kondisi kebijakan efisiensi anggaran saat ini,” ujar Gubernur.

Sekretaris KPAD Kota Kupang, Julius Tanggu Bore dalam keterangan tertulis yang diterima di Kupang mengatakan pihaknya sangat menyesalkan adanya temuan prostitusi yang menyasar hingga ke pelajar di Kota Kupang.

Padahal berbagai sosialisasi sudah dijalankan mulai dari layanan mobile Voluntary Counseling and Testing (VCT) yang dilakukan secara rutin setiap tiga bulan.

Kemudian juga dilakukan pemberian layanan PrEP (obat pencegahan HIV), serta kegiatan sosialisasi di komunitas populasi kunci.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Indonesia-Arab Saudi Perluas Kerja Sama Sektor Transportasi

27 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Luar Negeri
Indonesia-Arab Saudi Perlua...
Megapolitan
Disperindag: Harga Komodita...

Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Purwokerto Mulai Naik

49 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Sejumlah Kebutuhan Po...
Ekonomi
Menkeu Purbaya Pastikan Tak...
Nasional
Kejati Sumbar Bantah Tuding...
Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.