Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dewan Pertahanan Nasional Dorong Penguatan Tata Kelola Pertambangan di Mamuju

📅 Minggu, 19 Okt 2025, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dewan Pertahanan Nasional Dorong Penguatan Tata Kelola Pertambangan di Mamuju Doc: Antara
Ket. Deputi Bidang Geopolitik Dewan Pertahanan Nasional Begi Hersutanto (kiri) dan Pelaksana Tugas Kepala Kesbangpol Sulbar Sunusi, pada diskusi pendalaman tata kelola pertambangan di Kabupaten Mamuju, Sabtu (18/10).

Mamuju - Dewan Pertahanan Nasional (Wantannas) Republik Indonesia menggelar diskusi pendalaman tata kelola pertambangan di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat.

"Wilayah Mamuju memiliki potensi sumber daya alam yang besar, termasuk logam dan komoditas strategis lainnya," kata Deputi Bidang Geopolitik Wantannas Begi Hersutanto di Mamuju, Sabtu.

Diskusi yang mengangkat tema 'Dampak Strategis Perubahan Kedua atas PP Nomor 96 tahun 2021 terhadap Tata Kelola Pertambangan Mineral dan Batubara di Wilayah Mamuju dan Sekitarnya' itu dihadiri para pemangku kepentingan di sektor pertambangan di Kabupaten Mamuju.

Potensi sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Mamuju, kata Begi Hersutanto, harus dikelola secara berkelanjutan dengan memperhatikan aspek keamanan, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat daerah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah serta keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam.

Menurutnya, ancaman terhadap pertahanan negara tidak hanya bersifat militer, tetapi juga dapat muncul dari kerusakan lingkungan, ketimpangan ekonomi dan lemahnya tata kelola sumber daya.

Pada kesempatan itu, Begi Hersutanto menyampaikan bahwa Wantannas dibentuk untuk memperkuat ketahanan nasional secara menyeluruh, termasuk di sektor nonmiliter.

Ia menegaskan bahwa Presiden Republik Indonesia memiliki tanggung jawab utama menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI, sementara Wantannas berperan membantu merumuskan kebijakan strategis berbasis potensi daerah

Sementara, Pelaksana Tugas Kepala Kesbangpol Sulbar Sunusi mengapresiasi pelaksanaan diskusi strategis tersebut.

Ia menilai kehadiran Wantannas di Mamuju menjadi momentum penting memperkuat koordinasi pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas politik, keamanan serta pengelolaan sumber daya alam yang berkeadilan.

"Pemerintah provinsi memiliki peran penting menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan stabilitas keamanan. Hasil diskusi ini perlu ditindaklanjuti dengan langkah konkret melalui koordinasi lintas sektor agar pengelolaan pertambangan berjalan sesuai prinsip good governance," jelasnya.

Kesbangpol Sulbar, kata Sunusi, akan mendukung kajian Wantannas dalam mengantisipasi potensi Ancaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan (ATHG) di sektor pertambangan.

"Kami berharap forum ini menghasilkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif dan berpihak pada masyarakat, lingkungan, serta kepentingan strategis bangsa," kata Sunusi.

Pada kegiatan itu, diskusi berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab antara peserta dan tim Wantannas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.