Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cuaca Panas Picu Migrain, Dokter Ungkap Cara Ampuh Menghindarinya

📅 Kamis, 16 Okt 2025, 16:54 WIB | Oleh:
Cuaca Panas Picu Migrain, Dokter Ungkap Cara Ampuh Menghindarinya Doc: ANTARA/Sulthony Hasanudin
Ket. Warga menggunakan payung saat cuaca terik di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Rabu (15/10).

JAKARTA - Cuaca panas bukan hanya membuat tubuh lelah, tetapi juga bisa memicu migrain yang menyiksa. Dokter spesialis saraf lulusan Universitas Indonesia, dr. Zicky Yombana, Sp.S mengungkap sejumlah langkah sederhana agar masyarakat terhindar dari sakit kepala sebelah saat suhu udara meningkat.

“Hal pertama harus kita lakukan adalah sebenarnya hindari dulu pencetus panasnya secara langsung,” kata Zicky kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.

Zicky mengatakan langkah pertama yang dapat dilakukan adalah menghindari sengatan panas menggunakan topi, payung atau kacamata hitam ketika berada di luar ruangan. Hal ini cukup membantu tubuh agar tidak terkena langsung cahaya matahari dan terlindungi.

Berikutnya, penuhi kecukupan cairan tubuh agar tidak dehidrasi dengan meminum dua liter atau sekitar delapan gelas air setiap hari. Kekurangan cairan dapat menyebabkan gangguan pembuluh darah yang menjadi pemicu sakit kepala.

Hindari meminum minuman berkafein atau mengonsumsi makanan seperti keju, cokelat dan MSG atau penyedap secara berlebihan yang menjadi pemicu migrain secara spesifik.

Masyarakat juga dianjurkan untuk istirahat yang cukup yakni tidur selama 7-8 jam setiap hari guna menjaga kesehatan serta terhindar dari stres.

Dokter yang melangsungkan praktik di Rumah Sakit Brawijaya itu menambahkan migrain dapat terjadi ketika cuaca panas karena tubuh mudah kekurangan cairan.

Dehidrasi menyebabkan pembuluh darah yang ada di dalam otak melebar karena terkena suhu yang panas.

“Pembuluh darahnya menjadi lebih lebar, sehingga tekanan dalam kepala sedikit meningkat dan denyut dari pembuluh darah juga meningkat,” katanya.

Sinar matahari yang panas dan terik juga akan merangsang syaraf dalam kepala, dan meningkatkan rasa sakit kepala pada penderitanya.

Selain itu, suhu panas juga menyebabkan orang-orang mengalami gangguan waktu tidur, yang berkorelasi dengan kurangnya waktu istirahat dan tubuh yang stres.

Mengutip siaran Health pada Kamis (11/9), migrain adalah jenis sakit kepala berulang yang parah. Serangannya dapat disertai gejala berat lainnya, termasuk sensitivitas terhadap cahaya, mual, dan muntah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

46 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.