Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Banyumas Sebut Gebyar Pendidikan Non-Formal Bentuk Komitmen Penanganan Anak Tidak Sekolah

6 Rabu, 15 Okt 2025, 13:02 WIB | Oleh:
Bupati Banyumas Sebut Gebyar Pendidikan Non-Formal Bentuk Komitmen Penanganan Anak Tidak Sekolah Bupati Banyumas Sebut Gebyar Pendidikan Non-Formal Bentuk Komitmen Penanganan Anak Tidak Sekolah Doc: antara foto
Ket. Pendidikan informal di Banyumas, Jateng.

PURWOKERTO - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengungkapkan kegiatan Gebyar Pendidikan Non-Formal menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah (pemda) dalam meningkatkan mutu pendidikan nonformal sekaligus mendukung penanganan anak tidak sekolah (ATS) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

"Gebyar Pendidikan Non-Formal adalah wujud nyata komitmen kita dalam meningkatkan mutu pendidikan nonformal dan mendukung Gerakan Nasional Penanganan Anak Tidak Sekolah di Kabupaten Banyumas," katanya dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie saat pembukaan Gebyar Pendidikan Non-Formal Tahun 2025 di Kantor Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Banyumas, Rabu (15/10).

Menurut dia, pendidikan nonformal memiliki peran penting dalam memberikan kesempatan belajar bagi siapa pun, kapan pun, dan di mana pun.

Ia mengatakan jumlah anak tidak sekolah di Banyumas terus menurun signifikan berkat berbagai inovasi seperti penerapan aplikasi Sipatas (Semangat Penanganan Anak Tidak Sekolah).

"Dulu jumlahnya sekitar 27 ribu anak, sekarang tinggal 13 ribu anak. Ini berkat inovasi dan kerja bersama berbagai pihak," katanya.

Ia mengatakan Gebyar Pendidikan Non-Formal tidak hanya menjadi sarana sosialisasi, tetapi juga wadah kreativitas dan kompetisi bagi peserta didik serta tenaga pendidik di pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM).

Dalam ajang tersebut, kata dia, peserta terlibat dalam berbagai lomba seperti voli, tari kreasi, dan video profil, serta mengikuti ekspo hasil karya pendidikan nonformal.

"Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan nonformal di Banyumas dinamis dan inspiratif," katanya.

Ditemui usai acara, Sekda Banyumas Agus Nur Hadie mengatakan penyelenggaraan PKBM menjadi salah satu strategi efektif menekan angka anak tidak sekolah.

"PKBM itu sekolahnya fleksibel, ada yang sore, ada yang malam. Siswa-siswanya juga beragam, banyak yang sudah bekerja, tetapi tetap semangat menempuh pendidikan," katanya.

Sekda pun mengapresiasi semangat peserta PKBM yang tidak hanya belajar untuk memperoleh ijazah kesetaraan, tetapi juga berkompetisi dalam berbagai kegiatan dan hal penting untuk menumbuhkan motivasi serta rasa percaya diri.

Sementara itu, Kepala Dindik Kabupaten Banyumas Joko Wiyono mengatakan penyelenggaraan kegiatan Gebyar Pendidikan Non-Formal didasari oleh tiga pertimbangan utama.

"Pertama, kami ingin memberikan informasi lengkap kepada masyarakat bahwa negara hadir untuk memberikan perluasan akses layanan pendidikan dan keterampilan," katanya.

Selanjutnya yang kedua, kata dia, untuk memastikan komitmen Pemkab Banyumas dalam mendukung keberadaan pendidikan nonformal sebagai bagian tak terpisahkan dari Education for All, sedangkan yang ketiga untuk memberikan referensi agar masyarakat tidak minder atau malu bersekolah di lembaga pendidikan nonformal.

Menurut dia, upaya tersebut telah menunjukkan hasil signifikan karena angka anak tidak sekolah di Banyumas berhasil ditekan dari sekitar 27.000 anak menjadi 13.250 anak dan sebagian besar terserap ke dalam program-program di PKBM karena banyak dari mereka sudah bekerja, berkeluarga, atau terkendala faktor ekonomi.

Ia mengatakan ijazah yang dikeluarkan PKBM, seperti Paket C, memiliki kesetaraan penuh dengan ijazah sekolah menengah atas (SMA).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Megapolitan
Bertahap Tanah Abang Terus ...
Megapolitan
Pemprov Jakarta Total Persi...
Advertisement
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.