Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Banyumas Sebut Gebyar Pendidikan Non-Formal Bentuk Komitmen Penanganan Anak Tidak Sekolah

📅 Rabu, 15 Okt 2025, 13:02 WIB | Oleh:

Menurut dia, upaya tersebut telah menunjukkan hasil signifikan karena angka anak tidak sekolah di Banyumas berhasil ditekan dari sekitar 27.000 anak menjadi 13.250 anak dan sebagian besar terserap ke dalam program-program di PKBM karena banyak dari mereka sudah bekerja, berkeluarga, atau terkendala faktor ekonomi.

Ia mengatakan ijazah yang dikeluarkan PKBM, seperti Paket C, memiliki kesetaraan penuh dengan ijazah sekolah menengah atas (SMA).

"Ijazah Paket C itu bisa untuk kuliah, bisa untuk daftar kerja, bisa untuk daftar TNI/Polri, sehingga sama. Yang membedakan hanya penyebutannya saja," kata Joko.

Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah Nugraheni Triastuti mengapresiasi langkah yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Dinas Pendidikan setempat dalam upaya menangani anak tidak sekolah.

Dia menilai pendidikan nonformal di Banyumas tidak hanya sekadar menangani ATS, tetapi juga mampu memfasilitasi anak-anak dengan berbagai kondisi untuk mengoptimalkan potensi yang mereka miliki.

Melalui pameran produk seperti kopi dan makanan ringan dalam acara tersebut, kata dia, terlihat bahwa proses belajar berjalan secara produktif.

"Mereka belajar sambil berproduksi. Artinya, belajarnya itu produktif. Belajar tidak selalu di ruang dengan meja kursi, tetapi juga dengan beraktivitas mampu menghasilkan sesuatu itu juga merupakan proses belajar," katanya.

Nugraheni mengharapkan kegiatan seperti itu dapat mengubah pandangan masyarakat bahwa pendidikan kesetaraan tidak berbeda dengan pendidikan formal dalam hal kompetensi yang dihasilkan, sehingga tidak ada lagi keraguan untuk memilih jalur pendidikan nonformal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.