Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenekraf Harap Industri Printing Tingkatkan Skill Nilai Produk Ekraf

📅 Selasa, 14 Okt 2025, 22:59 WIB | Oleh:
Wamenekraf Harap Industri Printing Tingkatkan Skill Nilai Produk Ekraf Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar menerima audiensi dari PT. Bintang Sempurna, Jakarta, Senin (13/10).

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar mendorong industri printing dalam meningkatkan keterampilan teknologi percetakan digital guna mendongkrak nilai tambah produk kreatif.

Menurut dia, tantangan daya saing industri percetakan nasional yang masih kalah eksposur dibanding luar negeri, meski kualitasnya setara.

“Fokus kita bukan untuk menjual komoditas seperti mesin dari luar negeri yang bersaing di harga, tapi produk kreatif dengan nilai tambah. Karena itu, keterampilan sangat penting di sini. Saya berharap industri printing bisa terus meningkatkan skills-nya,” ujar Wamenekraf Irene dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Selasa (14/10).

Dalam hal ini, Kementerian Ekraf sebagai langkah konkret dari kemitraan strategis yang telah dibangun salah satu bersama PT Bintang Sempurna pada bulan Juli lalu, turut memamerkan contoh produk cetak dengan inovasi seperti sticker dan boardgame yang dicetak dengan tinta UV.

PT Bintang Sempurna sebagai penyedia solusi cetak digital berpengalaman lebih dari tiga dekade, dikenal dengan teknologi modern dan layanan terpadu. Perusahaan itu turut kolaborasi dengan berbagai IP lokal, yang konsisten menghadirkan produk kreatif berkualitas tinggi dan bernilai jual tinggi di pasar global.

Wamen Ekraf Irene untuk mendorong eksposur berkolaborasi dengan PT Bintang Sempurna melalui berbagai ajang strategis seperti WCCE, Hari Ekonomi Kreatif Nasional dan Ekraf Hunt guna memperkuat promosi serta sinergi industri percetakan Indonesia.

“Salah satu yang ingin kita tampilkan melalui acara-acara tersebut adalah hasil karya printing Indonesia, dengan produk dengan kualitas dan output yang sudah mendunia," tutur Irene

"Di sana kita bisa melihat potensi yang bisa dibicarakan lebih lanjut, karena ajang-ajang ini menjadi kesempatan bagi kita untuk benar-benar memamerkan kemampuan Indonesia,” tambah dia.

Pertemuan tindak lanjut ini juga sebagai wujud nyata sinergi antara Kementerian Ekonomi Kreatif dan PT Bintang Sempurna dalam memperkuat daya saing industri percetakan nasional.

Diharapkan sektor percetakan Indonesia dapat terus berinovasi dan berkontribusi dalam menghadirkan produk kreatif bernilai tinggi yang mampu bersaing di pasar global.

CEO PT Bintang Sempurna, Laurensius Candra, menyatakan bahwa visi Wamen Ekraf Irene sejalan dengan komitmen perusahaan dalam memperkuat daya saing industri percetakan nasional melalui peningkatan kualitas dan inovasi.

“Saya sependapat dengan Bu Wamen, kalau kita fokus pada kualitas dan inovasi, kita tidak akan mudah tergoyahkan. Salah satu contohnya pengembangan komik karya kreator lokal melalui kolaborasi dan penggunaan bahan dalam negeri agar produk kreatif Indonesia semakin diakui di pasar global,” ujar Laurensius. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.