Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gejala Myalgic Encephalomyelitis Lebih Parah pada Perempuan

📅 Senin, 13 Okt 2025, 07:36 WIB | Oleh:
Gejala Myalgic Encephalomyelitis Lebih Parah pada Perempuan Doc: Federico PARRA / AFP
Ket. Seorang staf medis mengambil sampel darah seorang pria dari kelompok etnis E'ñepa di klinik rawat jalan pedesaan "La Milagrosa" di wilayah Maniapure, Negara Bagian Bolívar, 595 km tenggara Caracas.

STUDI ini mengungkapkan bahwa perempuan yang menderita sindrom kelelahan kronis (chronic fatigue syndrome/CFS) atau disebut juga dengan Myalgic Encephalomyelitis (ME), cenderung memiliki lebih banyak gejala dan kondisi yang menyertai dibandingkan laki-laki, menurut hasil awal dari studi penyakit terbesar di dunia.

Para ahli mengatakan bahwa memahami lebih baik tentang bagaimana sindrom kelelahan kronis memengaruhi seseorang merupakan langkah awal untuk mengembangkan pilihan pengobatan yang efektif.

Para ahli menganalisis kuesioner survei anonim dari lebih dari 17.000 penderita sindrom kelelahan kronis. Kuesioner tersebut mencakup informasi tentang berapa lama responden mengalami gejala, kapan mereka didiagnosis, dan apakah mereka memiliki kondisi penyerta.

Studi yang dipublikasikan pada tahun 2023 mengonfirmasi bias gender yang telah lama ada di antara pasien sindrom kelelahan kronis, dengan perempuan mencapai 83,5 persen responden. Dua pertiga (66,7 persen) perempuan, dan sedikit lebih dari separuh (52,7 persen) laki-laki, melaporkan setidaknya satu kondisi penyerta yang aktif.

Demikian pula, 39,2 persen perempuan dan 28,6 persen laki-laki melaporkan setidaknya satu kondisi penyerta yang tidak aktif. Suatu kondisi dianggap aktif jika peserta telah mengalami gejala dalam enam bulan sebelumnya.

Kondisi penyerta aktif yang paling umum adalah sindrom iritasi usus besar (41,3 persen), dengan depresi klinis (32,4 persen), fibromialgia (29,5 persen), anemia (14,1 persen), dan hipotiroidisme (12,8 persen) juga merupakan gejala yang menonjol. Perempuan juga melaporkan, rata-rata, lebih banyak gejala daripada laki-laki - 42 dibandingkan dengan 36.

Gejala yang paling umum adalah kabut otak istilah yang umum digunakan untuk menggambarkan gangguan kognitif yang dialami oleh peserta tidur yang tidak nyenyak, dan nyeri otot.

Para ahli mengidentifikasi bahwa perempuan dan menderita sindrom kelelahan kronis  selama lebih dari 10 tahun merupakan faktor risiko penyakit parah, dengan gejala yang semakin parah seiring bertambahnya usia. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.