Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Timnas Indonesia Gagal Lolos Piala Dunia, Seruan Kluivert “Out” dan Rindukan Shin Tae-yong Menggema

📅 Minggu, 12 Okt 2025, 13:35 WIB | Oleh:
Timnas Indonesia Gagal Lolos Piala Dunia, Seruan Kluivert “Out” dan Rindukan Shin Tae-yong Menggema Doc: antara foto
Ket. Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert.

JAKARTA – Bagaimanakah dengan nasib Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivers setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 setelah kalah 0-1 dari Irak dalam pertandingan Grup B putaran keempat kualifikasi zona Asia. Setujukah anda dengan seruan warganet menyerukan #KluivertOut dan merindukan Shin Tae-yong.

Tagar tersebut merujuk kepada Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert yang menjadi pelatih kepala timnas Indonesia yang dikalahkan Irak pada Minggu (12/10) dini hari WIB. Adapun Shin Tae-yong adalah pelatih yang melatih timnas sejak Desember 2019 hingga 6 Januari 2025 atau sebelum Kluivert. Selama kepemimpinan pelatih asal Korea itu, peringkat Indonesia naik menjadi ke 127 dari yang sebelumnya 173 dunia.

Berdasarkan data yang diamati penulis di media sosial X hingga Minggu, 12 Oktober 2024, pukul 08.55 WIB, terdapat sekitar 33 ribu lebih cuitan menyerukan #KluivertOut, disusul 11 ribu cuitan tentang blunder, 10 ribu cuitan mengenai Natal, dan sekitar dua ribu unggahan mengenai Shin Tae-yong.

Selain itu, nama Shin Tae-yong bergema di stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, seusai timnas kalah dari Irak.

Tentu munculnya tagar hingga kerinduan tersebut dapat dipahami. Mengapa?

Keputusan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk mengakhiri kerja sama dengan Shin Tae-yong pada Januari 2025 lalu mengundang tanda tanya bagi penikmat sepak bola di tanah air.

Shin Tae-yong tiba-tiba diganti setelah penampilan timnas yang tidak memuaskan di Piala AFF, kompetisi yang mempertemukan antarnegara di Asia Tenggara.

Padahal, selama di bawah asuhan Shin, penampilan timnas menghadirkan harapan bahwa Indonesia bisa berlaga di Piala Dunia. Mimpi yang selama ini mungkin dinilai ketinggian bagi banyak orang.

Shin Tae-yong bahkan memulai kualifikasi Piala Dunia 2026 dari putaran pertama bersama negara-negara seperti Maladewa, Guam, Makau, Taipei, hingga Bhutan.

Setelah memenangkan dua pertandingan melawan Brunei dengan agregat 12-0 pada putaran pertama, timnas kemudian lolos ke putaran kedua dan bergabung dalam Grup F bersama Irak, Vietnam, dan Filipina.

Timnas mampu bertahan di posisi kedua Grup F di bawah Irak, dan lolos ke putaran ketiga kualifikasi.

Pada putaran ketiga, Indonesia berada di Grup C bersama Jepang, Australia, Arab Saudi, China, dan Bahrain. Dari enam pertandingan, Indonesia berhasil mengumpulkan enam poin setelah tiga kali seri, dua kali kalah, dan satu kali menang.

Namun, Ketua Umum PSSI Erick Thohir pada 6 Januari 2025, mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan Shin Tae-yong, dan penggantinya adalah juru taktik asal Belanda yang diberi target lolos ke Piala Dunia 2026.

“Beberapa nama yang sudah punya nama di dunia sepak bola tentu tak hanya mencari pekerjaan. Mereka juga pasti ingin punya legacy untuk menjadi bagian sejarah Indonesia menuju Piala Dunia 2026,” kata Erick.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.