Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Fakta Pilu 60.000 Jiwa Melayang Akibat Kecelakaan di Malaysia dalam 10 Tahun

📅 Minggu, 12 Okt 2025, 18:56 WIB | Oleh:
Fakta Pilu 60.000 Jiwa Melayang Akibat Kecelakaan di Malaysia dalam 10 Tahun Doc: SCMP

KUALA LUMPUR - Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi menyatakan keprihatinannya atas tingginya jumlah kematian akibat kecelakaan lalu lintas, dan mengatakan Malaysia telah kehilangan sekitar 60.000 jiwa selama 10 tahun terakhir akibat kecelakaan lalu lintas.

Ahmad Zahid, yang juga Ketua Komite Kabinet tentang Keselamatan Jalan Raya dan Kemacetan Malaysia, mengatakan 82 persen dari kematian tersebut melibatkan pengendara sepeda motor dan pembonceng.

Untuk diketahui, otoritas Malaysia membolehkan sepeda motoruntuk bisa melintasi jalan tol atau jalan bebas hambatan tanpa dipungut biaya. Tidak ada batasan tentang kapasitas mesin (cc) sepeda motor yang boleh melintasi jalan tol.

Ahmad Zahid menyatakan sekitar 90 persen dari 6.000 kematian akibat kecelakaan lalu lintas tahunan, merupakan individu berusia 30 tahun ke bawah.

"Artinya negara ini kehilangan tenaga kerja terampil hampir setiap tahun. Bayangkan jika 6.000 orang meninggal setiap tahun selama dekade terakhir - itu berarti 60.000 kematian disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas. Ini adalah statistik yang sangat mengkhawatirkan pemerintah," ujarnya Ahmad Zahid.

Ahmad Zahid mengatakan hal ini saat berbicara di Upacara Penyerahan Lisensi Program MyLesen B2 Tingkat Negara Bagian Perak 2025 di Kompleks Bagan Datuk UMNO, Bagan Datuk, Perak, Malaysia, Sabtu, sebagaimana dilansir BERNAMA.

Ahmad Zahid yang juga Menteri Kemajuan Desa dan Wilayah Malaysia, mengimbau khususnya generasi muda untuk menghargai nyawa saat berkendara atau mengendarai sepeda motor.

"Hargai hidupmu, orang tuamu, keluargamu, komunitasmu, dan negaramu. Bangsa ini membutuhkan generasi mudanya, yang merupakan aset berharganya," ujarnya.

Ahmad Zahid mengatakan dia juga senang mengendarai sepeda motor berkapasitas kecil dan bertenaga tinggi dan telah melakukan ekspedisi sepeda motor ke luar negeri, tetapi selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan pedoman keselamatan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
Kapal Tanker Pertamina Bant...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.