- Home
-
- Megapolitan
-
- Catat! Berikut 10 Ruas Jal...
Catat! Berikut 10 Ruas Jalan yang Ditutup Pada Akhir Oktober karena Jakarta Running Festival 2025
Jumat, 10 Okt 2025, 13:15 WIBJAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan pada Sabtu dan Minggu, 25â26 Oktober 2025. Kebijakan ini diterapkan untuk mendukung pelaksanaan Jakarta Running Festival 2025 yang bakal melibatkan ribuan peserta di pusat kota.
Dishub DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menghindari jalur-jalur yang terkena dampak pengalihan arus tersebut. Informasi ini disampaikan langsung melalui akun Instagram resmi mereka, @dishubdkijakarta.
Berikut rincian jalan yang akan direkayasa selama dua hari pelaksanaan Jakarta Running Festival 2025:
Rekayasa Lalu Lintas Sabtu, 25 Oktober 2025
-
Jalan Jenderal Sudirman, dari arah Bundaran HI hingga ke arah Semanggi akan ditutup sebagian untuk pelari.
-
Jalan Gatot Subroto, terutama di sekitar kawasan Semanggi dan DPR, akan diberlakukan pengalihan arus.
-
Jalan Gerbang Pemuda, kawasan sekitar Gelora Bung Karno (GBK) menjadi titik sentral kegiatan.
-
Jalan M.H Thamrin (Bundaran HI), hanya sebagian lajur yang dapat dilalui kendaraan umum.
-
Jalan Sisingamaraja, dari arah Blok M menuju pusat kota akan dilakukan pembatasan akses.
Rekayasa Lalu Lintas Minggu, 26 Oktober 2025
-
Jalan Jenderal Sudirman, seluruh ruas akan digunakan untuk rute utama pelari.
-
Jalan Gatot Subroto, kendaraan dialihkan melalui jalur alternatif Rasuna Said atau S. Parman.
-
Jalan Gerbang Pemuda, ditutup penuh karena menjadi area start dan finish kegiatan.
-
Jalan Asia Afrika, dari simpang Asia AfrikaâGerbang Pemuda hingga simpang Asia AfrikaâPintu Satu Senayan akan ditutup.
-
Jalan M.H Thamrin, kendaraan diarahkan melalui Imam Bonjol dan Rasuna Said.
-
Jalan Medan Merdeka Barat, tidak dapat dilalui sementara kegiatan berlangsung.
-
Jalan Medan Merdeka Selatan (sisi Utara), ditutup sebagian dan hanya dibuka untuk kendaraan darurat.
-
Jalan Imam Bonjol, dari Bundaran HI hingga Taman Suropati diberlakukan penutupan sebagian.
-
Jalan HOS Cokroaminoto, dari arah Imam Bonjol hingga Rasuna Said diberlakukan rekayasa arus.
-
Jalan H.R Rasuna Said (sisi Timur dan Barat), kendaraan hanya dapat melintas di lajur paling kiri.
-
Underpass Mampang Kuningan, sementara ditutup untuk mengantisipasi kepadatan.
-
Jalan Sisingamaraja, dari arah Senayan ke Blok M diberlakukan pembatasan lajur.
Selain pengalihan arus, Dishub juga menyiapkan beberapa rute alternatif agar pengendara tetap bisa melintas dengan lancar. Berikut jalur yang bisa digunakan selama pelaksanaan acara:
-
Pengendara dari arah Utara (Sarinah) menuju Selatan (Blok M) dapat melewati Jalan M.H Thamrin â Imam Bonjol â Rasuna Said â Kapten Tendean â Wolter Monginsidi â Trunojoyo.
-
Arus dari Jalan Teluk Betung menuju Menteng dapat memutar melalui Jalan Sudirman â M.H Thamrin â Imam Bonjol.
-
Kendaraan dari Timur (Menteng) ke Barat (Tanah Abang) bisa lewat Jalan HOS Cokroaminoto â Dr. GSSJ Ratulangi â Johar â Wahid Hasyim â Mas Mansyur.
-
Pengendara dari Stasiun Karet ke arah Manggarai bisa melalui Jalan R.M Margono Djojohadikoesoemo â Galunggung â Sultan Agung.
-
Dari Manggarai ke Tanah Abang, dapat melintas via Jalan Sultan Agung â Galunggung â Karet Pasar Baru Timur III â R.M Margono Djojohadikoesoemo.
-
Arus dari Tanah Abang ke Kampung Melayu bisa melewati Jalan Mas Mansyur â Prof. Dr. Satrio â Casablanca â K.H Abdullah Syafei.
-
Sebaliknya, dari Kampung Melayu ke Tanah Abang, pengendara dapat melalui rute K.H Abdullah Syafei â Casablanca â Dr. Satrio â Mas Mansyur.
-
Dari Slipi ke Cawang, gunakan Jalan Gatot Subroto â Simpang Susun Semanggi â S. Parman.
-
Dari Cawang ke Slipi, bisa melewati Gatot Subroto â Rasuna Said â Prof. Dr. Satrio â Mas Mansyur â Penjernihan â Pejompongan â Tentara Pelajar â S. Parman.
-
Arah dari Senopati atau Pattimura menuju GBK, gunakan jalur Hang Lekir 1 â Hang Tuah Raya â Hang Lekir IV â Hang Lekir 2 â Hang Lekir 1 â Asia Afrika â Gerbang Pemuda.
Dishub DKI menegaskan seluruh pengalihan arus ini bersifat sementara dan akan dibuka kembali setelah kegiatan selesai. Pengendara diimbau menyesuaikan waktu perjalanan dan rute agar terhindar dari kemacetan di sekitar lokasi acara.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Tikam Turo, Tradisi Unik dan Sakral dari Larantuka
-
Dishub DKI Sebut Pembukaan Jalan Lenteng Agung Dilakukan Bertahap Imbas Jalan Amblas
-
Fasilitas Belum Optimal dan Picu Macet, Dishub DKI Evaluasi Total CFD Koridor Rasuna Said
-
Truk Sampah di TPS Cipinang Mengular Imbas Longsor Bantargebang
-
Levi’s® dan ROSÉ Rayakan Kekuatan Ekspresi Perempuan Lewat Instalasi Interaktif di Thailand
-
Upah buruh tani di Sembalun NTB
-
Gunung Semeru Alami 16 Kali Gempa Letusan Selama Enam Jam Terakhir
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.