Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sempat Buka Peluang Nego dengan Demokrat, Trump Tarik Pernyataannya

📅 Rabu, 08 Okt 2025, 01:10 WIB | Oleh:
Sempat Buka Peluang Nego dengan Demokrat, Trump Tarik Pernyataannya Doc: istimewa
Ket. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

WASHINGTON - Memasuki hari keenam penutupan Pemerintah Amerika Serikat (AS) atau shutdown, Presiden Donald Trump pada Senin (6/10) sempat mengutarakan kemungkinan negosiasi dengan Demokrat. Namun, beberapa jam kemudian menarik kembali pernyataannya dan bersikeras bahwa Demokrat harus mengakhiri kebuntuan terlebih dahulu sebelum Trump bersedia membuat kesepakatan tentang perawatan kesehatan.

“Saya senang bekerja sama dengan Partai Demokrat dalam Kebijakan Kesehatan mereka yang Gagal, atau apa pun, tetapi pertama-tama mereka harus mengizinkan pemerintah kita untuk dibuka kembali,” kata Trump di media sosial.

Sebelumnya, Trump telah menyatakan bahwa ia terbuka terhadap kesepakatan dengan Demokrat yang telah mengupayakan perpanjangan subsidi Undang-Undang Perawatan Terjangkau sebagai syarat untuk mengakhiri penutupan pemerintah.

Itu adalah indikasi pertama bahwa Trump bersedia bernegosiasi daripada terus bersikeras bahwa Demokrat harus membuka kembali pemerintahan terlebih dahulu.

Berbicara di Ruang Oval kepada wartawan, Trump mengatakan ia bersedia membuat kesepakatan yang tepat sembari menambahkan kalau pihaknya sedang berbicara dengan Partai Demokrat.

Senator Chuck Schumer, pemimpin minoritas, dengan cepat membantah adanya pembicaraan yang sedang berlangsung, tetapi mengatakan Demokrat siap bernegosiasi selama subsidi asuransi kesehatan dapat diperbarui.

“Klaim Trump tidak benar, tetapi jika dia akhirnya siap bekerja sama dengan Demokrat, kami akan duduk bersama,” kata Schumer dari New York dalam sebuah pernyataan.

Duduk Bersama

Selama berbulan-bulan, Partai Demokrat telah mendesak Donald Trump dan anggota Kongres dari Partai Republik untuk duduk bersama dan bekerja sama dengan Demokrat demi mewujudkan biaya yang lebih rendah dan layanan kesehatan yang lebih baik bagi rakyat Amerika.

Jika Presiden Trump dan Partai Republik akhirnya siap untuk duduk bersama dan menyelesaikan masalah layanan kesehatan bagi keluarga Amerika, Partai Demokrat akan hadir dan siap mewujudkannya.

Namun, beberapa jam kemudian, Trump kembali menerapkan syarat yang selama ini didesak oleh para pemimpin Partai Republik.

“Faktanya,” tulisnya di media sosial, mereka harus membuka pemerintahan kita malam ini!” kata Trump.

Strategi Schumer adalah menunggu Trump mengalah, bertaruh bahwa Presiden lebih suka mengembalikan sebagian atau semua subsidi asuransi daripada menanggung kesalahan atas dampak penutupan pemerintah, mulai dari penundaan penerbangan hingga pejabat militer dan pemerintah yang tidak menerima gaji.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Rona
"Moana" Melempem di Box Off...
Ekonomi
Digitalisasi ASDP Perkuat L...

Harga Cabai Rawit Rp72.400/Kg, Telur Ayam Rp31.650/Kg

58 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp72.400/...
Luar Negeri
Netanyahu Tolak Rencana 15 ...
Kado HUT ke-81 RI, Naik Transportasi Umum Milik Pemprov DKI Cuma Rp1 pada 17 Agustus

Kado HUT ke-81 RI, Naik Transportasi Umum Milik Pemprov DKI Cuma Rp1 pada 17 Agustus

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.