Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenekraf dan KBRI Bern Siap Kuatkan Kerja Sama Ekraf Indonesia-Swiss

📅 Rabu, 08 Okt 2025, 19:08 WIB | Oleh:
Kemenekraf dan KBRI Bern Siap Kuatkan Kerja Sama Ekraf Indonesia-Swiss Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Pertemuan antara Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky dan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Konfederasi Swiss dan Kepangeranan Liechtenstein, Y.M. I Gede Ngurah Swajaya di Jakarta, Selasa (7/10).

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bern Swiss menyatakan siap berkolaborasi dan menguatkan kerja sama sektor ekonomi kreatif antara Indonesia dan Swiss.

Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya mengatakan bahwa kolaborasi tersebut nantinya tidak hanya memperkuat ekspor produk kreatif tapi juga membuka ruang pertukaran pengetahuan, riset, serta pengembangan talenta kreatif bagi Indonesia.

"Ini sejalan dengan arah kebijakan Asta Ekraf yang menempatkan pasar dan talenta sebagai kunci pertumbuhan ekonomi kreatif nasional,” kata Teuku Riefky dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Rabu.

Komitmen kolaborasi ini juga dikukuhkan lewat pertemuan antara Menekraf Teuku Riefky dengan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Konfederasi Swiss dan Kepangeranan Liechtenstein, Y.M. I Gede Ngurah Swajaya pada Selasa (7/10).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari penguatan klaster Pasar Ekraf, salah satu dari delapan program strategis Asta Ekraf yang tengah dijalankan Kementerian Ekraf.

Teuku Riefky menyampaikan bahwa hubungan ekonomi Indonesia dan Swiss terus menunjukkan perkembangan positif, khususnya pada sektor kreatif yang semakin berperan dalam perdagangan dan investasi bilateral.

Berdasarkan data sementara hingga triwulan III tahun 2024 yang diolah Pusat Data dan Informasi Kementerian Ekraf dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, nilai perdagangan produk ekonomi kreatif Indonesia–Swiss menunjukkan tren positif.

Ekspor produk kreatif Indonesia mencapai 2.139 juta dolar AS, sementara impor dari Swiss sebesar 1.221 juta dolar AS. Angka tersebut menunjukkan surplus perdagangan yang memperlihatkan daya saing kuat produk kreatif nasional di pasar Eropa.

Selain sektor perdagangan, Swiss juga menjadi mitra penting dalam investasi industri kreatif Indonesia. Dalam tiga tahun terakhir, nilai investasi Swiss menunjukkan peningkatan yang konsisten.

Pada 2023 tercatat sebesar 11,53 juta dolar AS, diikuti 8,36 juta dolar AS pada 2024, dan melonjak signifikan menjadi 14,34 juta dolar AS di tahun 2025. Secara kumulatif, total investasi Swiss di bidang ekonomi kreatif Indonesia mencapai 34,23 juta dolar AS.

Mempertegas data tersebut, Duta Besar I Gede Ngurah Swajaya menambahkan bahwa kerja sama ekonomi Indonesia–Swiss juga diperkuat melalui Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Indonesia dan European Free Trade Association (EFTA) yang mencakup Swiss, Norwegia, Liechtenstein, dan Islandia.

"Kami akan memanfaatkan momentum World Economic Forum di Davos pada Januari 2026 untuk memperkenalkan kekuatan industri kreatif Indonesia. Kami ingin dunia melihat bahwa Indonesia bukan hanya negara dengan kekayaan alam, tetapi juga dengan kekuatan inovasi dan ekonomi kreatif yang berkembang pesat,” kata I Gede Ngurah Swajaya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris III Ekonomi KBRI Bern Monita Purba, Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Cecep Rukendi, Direktur Pengembangan Sistem Pemasaran dan Hubungan Kelembagaan Radi Manggala, serta Direktur Kriya Neli Yana. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

22 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.