Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Topan Matmo Terjang China Selatan, Ribuan Warga Mengungsi  

📅 Selasa, 07 Okt 2025, 09:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Topan Matmo Terjang China Selatan, Ribuan Warga Mengungsi   Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Seorang wanita mengambil foto di tengah angin kencang dan hujan deras saat badai Ragasa menerjang Pelabuhan Victoria di Hong Kong, China (24/9/2025).

ISTANBUL – Ribuan orang mengungsi akibat Topan Matmo yang menerjang untuk kedua kalinya pada Senin (6/10) di Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, China selatan, menurut laporan Xinhua News yang dikelola pemerintah.

Topan tersebut membawa angin kencang dan hujan lebat saat menerjang untuk kedua kalinya di wilayah pesisir Guangxi pada pukul 01.10 Senin pagi (00.10 WIB), yang berdampak pada Kota Beihai, Qinzhou, dan Fangchenggang. 

Menurut biro manajemen darurat kota, hingga pukul 11.00 Senin pagi (10.00 WIB), topan tersebut telah berdampak pada 10.561 orang di Beihai, mengungsikan 10.003 orang, dan merusak 3.400 hektare tanaman.

Angin kencang merobohkan lebih dari 4.000 pohon di Beihai, menyebabkan pemblokiran jalan. Pejabat kota telah mengirimkan petugas untuk membersihkan puing-puing dan memulihkan lalu lintas.

Kota Qinzhou dan Fangchenggang melaporkan pohon dan papan reklame tumbang, serta personel tanggap darurat dikerahkan untuk membersihkan puing-puing dan mengatasi masalah genangan air.

Topan Matmo bergerak menuju Vietnam timur laut sekitar Senin siang, menurut otoritas meteorologi regional, dan angin kencang serta hujan diperkirakan akan terus berlanjut di beberapa wilayah Provinsi Guangxi.

Kota Chongzuo dan Qinzhou telah mencabut pembatasan lalu lintas sementara dan secara bertahap memulihkan layanan kereta api, sementara di Beihai, upaya pemulihan sedang berlangsung di wilayah terdampak dengan bantuan lebih dari 1.300 personel, 116 kendaraan darurat, dan 1.730 generator.

Menanggapi dampak Topan Matmo, Palang Merah China meluncurkan tanggap darurat pada Senin (6/10), mengalokasikan total 3.400 paket bantuan ke wilayah terdampak.

Sebelumnya pada Minggu (5/10), topan tersebut pertama kali menerjang pukul 14.50 waktu lokal (13.50 WIB) di Provinsi Guangdong, China selatan, yang mendorong evakuasi ribuan orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

32 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.