Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Siklus Banjir Rob Hantui Warga Pesisir Kota Serang Banten

📅 Selasa, 07 Okt 2025, 16:10 WIB | Oleh:
Siklus Banjir Rob Hantui Warga Pesisir Kota Serang Banten Doc: ANTARA/Desi Purnama Sari
Ket. Suasana usai banjir rob di Kampung Karang Mulya Pancer, Kelurahan Banten, Kota Serang, Provinsi Banten, Selasa (7/10).

Serang  -- Siklus banjir rob yang terjadi hingga dua kali dalam sebulan kini menjadi rutinitas yang menghantui warga di Kampung Karang Mulya Pancer, Kelurahan Banten, Kota Serang, Provinsi Banten.

Salah Seorang Warga, Susandi, di Serang, Selasa, menuturkan banjir rob kembali terjadi pada hari ini hingga merendam puluhan rumah warga sekitar.

Menurutnya banjir rob sudah menjadi bagian dari kalender bulanan yang dapat diprediksi melalui penanggalan Jawa.

"Kalau dihitung pakai tanggal Jawa, awal bulan tanggal 4 itu banjir sekitar 4 sampai 5 hari. Nanti pertengahan bulan dari tanggal 13 sampai 18, air naik lagi. Jadi sebulan bisa dua kali, jalanan ini kena terus setiap bulan," katanya.

Ia mengaku kondisi yang terus berulang ini menimbulkan kekhawatiran mendalam, terutama saat air pasang didorong oleh angin kencang. Dalam kejadian rob kali ini, air merendam rumahnya hingga ketinggian 10 sampai 50 centimeter dan merusak perabotan.

"Sejauh ini belum ada perhatian dari pemerintah, tidak ada bantuan apa-apa. Kalau sudah begini kami pasti khawatir, takutnya ada tsunami juga," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang Diat Hermawan membenarkan bahwa kawasan tersebut merupakan langganan banjir rob dari luapan Sungai Cibanten.

"Kami sudah lakukan asesmen, air memang sudah berangsur surut, tidak seperti tahun lalu. Namun kawasan ini memang langganan," katanya.

Menyikapi adanya anomali cuaca dan potensi bencana, Diat mengimbau seluruh warga, khususnya di area rawan, untuk selalu waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan dini.

"BPBD siap bekerja maksimal dengan personel, peralatan, dan logistik jika terjadi kemungkinan terburuk. Kami berharap masyarakat juga dapat melakukan tindakan-tindakan awal apabila terjadi bencana," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Gaji PPPK Dibayar APBN, Gub...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.